Close Menu
    info terkini

    Atlet Sepak Takraw Aceh Bertarung di Jakarta untuk Mewakili Indonesia Menuju Asian Games 2026 Jepang

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
      • DPRK Aceh Timur
    • Nasional
      • Beasiswa
    • Internasional
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Sampai Kapan Kami Harus Menunggu?
    Citizen

    Sampai Kapan Kami Harus Menunggu?

    zakariaFebruary 13, 2026
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Di sudut selatan timur Kabupaten Aceh Timur, sekitar 35 kilometer dari pusat pemerintahan, berdiri sebuah madrasah yang kini berjuang dalam sunyi—MAN 3 Aceh Timur. Pasca banjir besar yang melanda akhir tahun lalu, madrasah ini menjadi salah satu yang terdampak paling parah.

    Air bah tidak hanya merendam ruang kelas, tetapi juga melumpuhkan sarana pembelajaran. Meja dan kursi siswa rusak berat, lemari hancur, ruang guru kehilangan tempat beristirahat yang layak. Empat rombongan belajar hingga kini masih belajar di lantai. Anak-anak duduk bersila menulis dengan alas seadanya. Guru-guru pun beristirahat di lantai, menahan lelah dalam keterbatasan.

    Ironisnya, di sekelilingnya berdiri sekolah-sekolah besar seperti SMAN Ranto Panjang dan dua SMK negeri di wilayah yang sama. Namun di antara bangunan-bangunan yang kokoh itu, MAN 3 Aceh Timur seolah menjadi potret sunyi dari perjuangan yang belum sepenuhnya terdengar.

    Rapat demi rapat telah kami hadiri.
    Laporan demi laporan telah kami serahkan.
    Data kerusakan, dokumentasi, rincian kebutuhan—semuanya telah kami penuhi sesuai permintaan.

    Namun hingga kini, menjelang penerimaan siswa baru, bantuan yang benar-benar kami terima baru sebatas cangkul dan alat-alat kebersihan lainnya. Kami bersyukur atas itu, karena membersihkan sisa lumpur adalah langkah awal untuk bangkit. Tetapi untuk memulihkan pembelajaran, itu tentu belum cukup.

    Komputer dan laptop yang rusak terendam belum terganti.
    Infocus tak lagi menyala.
    Perangkat elektronik penunjang pembelajaran hilang fungsinya.
    Alat praktik IPA, perlengkapan kesenian, hingga sarana olahraga ikut hancur bersama derasnya banjir.

    Kini, menghadapi tahun ajaran baru, terselip kekhawatiran yang tak dapat kami sembunyikan. Kami takut kepercayaan masyarakat perlahan berpaling. Kami cemas orang tua ragu menyekolahkan anaknya di MAN 3 Aceh Timur karena fasilitas yang belum memadai. Padahal yang rusak adalah bangunannya, bukan semangat gurunya. Yang terendam adalah peralatannya, bukan tekad pendidikannya.

    “Sampai kapan kami harus menunggu?”

    Menunggu perhatian yang benar-benar hadir.
    Menunggu bantuan yang menyentuh kebutuhan utama.
    Menunggu agar anak-anak kami kembali belajar dengan layak dan bermartabat.

    Akhirnya, saya Sanusi, M.Pd, selaku Kepala Madrasah yang tidak pernah ke Jakarta, yang tidak pernah menginjakkan kaki di gedung Kementerian Agama Republik Indonesia, melalui tulisan sederhana ini memohon dengan segala kerendahan hati kepada Bapak Kasubdit Saspras KSKK Kementerian Agama Republik Indonesia kiranya dapat segera melihat dan mengatasi kendala yang kami hadapi di lapangan.

    Kami tidak menulis untuk mengeluh.
    Kami tidak bersuara untuk menyalahkan.

    Kami hanya ingin memastikan bahwa anak-anak di pelosok Aceh Timur memiliki hak yang sama untuk belajar dengan fasilitas yang layak, sebagaimana saudara-saudara mereka di tempat lain.

    Karena pendidikan adalah amanah.
    Dan amanah itu kini sedang kami jaga, meski dalam keterbatasan.

    Semoga suara kecil dari pinggiran ini dapat sampai ke pusat, dan harapan yang lama menunggu akhirnya menemukan jawabannya.

    Mahasiswa Menulis MAN 3 Aceh Timur Opini
    Demo
    Demo
    Highlights

    Atlet Sepak Takraw Aceh Bertarung di Jakarta untuk Mewakili Indonesia Menuju Asian Games 2026 Jepang

    ridhaFebruary 13, 2026

    Infoacehtimur.com, Jakarta – 3 atlet Sepak Takraw Provinsi Aceh kini sedang berada di Jakarta untuk…

    Jembatan Penghubung 2 Desa di Aceh Timur Rusak Parah, Masyarakat Harap Perbaikan Segera

    February 13, 2026

    Menkes Puji Kinerja Bupati Aceh Timur dalam Pembangunan Fasilitas Kesehatan

    February 13, 2026
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    INFO this WEEK

    Empat Warga Aceh Timur Dicambuk 30 Hingga 100 Kali karena Pelanggar Syariat Islam

    February 11, 2026

    Bupati Aceh Timur Menjadi Trending Topik di Media Sosial Aceh

    February 12, 2026

    Menunggu Teknis, Bantuan Presiden Rp72,5 M untuk Daging Meugang Aceh Timur Belum Dibagikan

    February 13, 2026
    Demo
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    Terkini

    Atlet Sepak Takraw Aceh Bertarung di Jakarta untuk Mewakili Indonesia Menuju Asian Games 2026 Jepang

    February 13, 2026
    Terpopuler

    Dua KK dalam Satu Keluarga Apakah dapat RUMAH,Ini Jawaban TEGAS BUPATI ACEH TIMUR !!

    January 27, 2026710
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.