Ia menilai, kebijakan pro-rakyat yang dikeluarkan saat penanganan banjir justru membuat sekelompok orang terganggu. “Prestasi tersebut membuat sekelompok orang tertentu menjadi terganggu sehingga berupaya melakukan fitnah untuk meruntuhkan semangat dan kepercayaan publik, namun upaya mereka gagal,” tegasnya.
Karena itu, para keuchik yang tergabung dalam APDESI mengimbau warga tidak mudah terprovokasi. “Kita jangan sampai diadu domba dan dipengaruhi oleh sekelompok orang yang tidak ingin Aceh Timur bangkit di bawah kepemimpinan Bupati Al-Farlaky,” kata Rizal.
Baca juga: FAKTA SENGIT PERSAINGAN POLITIK DI ACEH
Baca Juga: Jika “Dirty Vote” Diabaikan, dengan Apa Lagi Publik Bisa “Check and Balance”?
Ia mengajak masyarakat fokus membantu pemerintah mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi. “Abaikan isu dan fitnah tersebut,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari pihak yang disebut Rizal sebagai penyebar isu miring.
Isu yang menyasar Bupati Al-Farlaky ramai dibahas di media sosial. Pantauan menunjukkan publik terbelah antara dukungan, kritik, hingga kecaman terhadap penyebar fitnah.

