Close Menu
    info terkini

    Lapor Ke Keusyik Tak Digubris, Warga Pucok Alue Barat Adu Langsung ke Bupati Alfarlaky: Penerima Jadup Banjir Tidak Tepat Sasaran

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
    • Nasional
      • Internasional
      • Beasiswa
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • DPRK Aceh Timur
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Sempat Anjlok! Harga TBS Sawit di Aceh Kini Merangkak Naik
    Aceh

    Sempat Anjlok! Harga TBS Sawit di Aceh Kini Merangkak Naik

    IlhamMay 24, 2022
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Infoacehtimur.com | Banda Aceh – Harga jual tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh kini merangkak naik menjadi Rp 2.370 per kilogram. Sebelumnya, harga TBS anjlok ke titik terendah Rp 2.050 per kilogram karena larangan ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di Indonesia.

    Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Aceh Utara Kastabuna mengatakan, sejumlah perusahaan swasta yang membeli TBS dari petani kini berani menaikan harga beli.

    “Ada tiga perusahaan swasta yang membeli TBS petani di Aceh Utara. Harga beli TBS di perusahaan itu mulai Rp 2.270 – Rp 2.370 per kilogram. Itu sudah jauh lebih baik harga jualnya,” kata Kastabuna.

    Sebelum ada larangan ekspor CPO, harga TBS di Aceh Utara mencapai Rp 3.350 per kilogram.

    Meski belum mencapai harga tertinggi, Kastabuna mengapresiasi pencabutan larangan ekspor CPO dari Presiden Joko Widodo.

    Dia berharap, pemerintah bisa mendongkrak harga jual TBS dari petani. Sehingga kesejahteraan petani sawit meningkat dan akan berdampak pada pengentasan kemiskinan di Indonesia.

    “Semoga harga TBS kembali naik lagi. Sehingga petani sawit kita makin sejahtera di Indonesia,” pungkasnya.

    Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo melarang ekspor CPO di Indonesia. Aturan ini untuk menjamin ketersediaan minyak goreng dengan harga murah di dalam negeri.

    Presiden mencabut larangan ekspor CPO karena minyak goreng dianggap sudah melimpah dan harga terjangkau.

    Harian Aceh Info Aceh Kabar Aceh Timur
    Demo
    Demo
    Demo
    Demo
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    Demo
    Demo
    Highlights

    Lapor Ke Keusyik Tak Digubris, Warga Pucok Alue Barat Adu Langsung ke Bupati Alfarlaky: Penerima Jadup Banjir Tidak Tepat Sasaran

    zakariaApril 12, 2026

    Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Warga Desa Pucok Alue Barat, Kecamatan Simpang Ulim, mendatangi Pendopo…

    Motor Tamu dari Medan Digondol Maling Saat Shalat di Birem Bayeun

    April 10, 2026

    Warga Dusun Bengkel Geger, Mayat Perempuan Mengapung di Sungai Idi

    April 10, 2026
    Demo
    INFO this WEEK

    Cara Cek Status Desil JKA 2026 Online

    April 5, 2026

    VIDEO: Harimau Muncul di Pemukiman, Warga Sijudo Dusun Sijuek Dilanda Ketakutan

    April 7, 2026

    Siapa Camat Julok Sekarang, Simak Profilnya

    April 9, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    Terkini

    Lapor Ke Keusyik Tak Digubris, Warga Pucok Alue Barat Adu Langsung ke Bupati Alfarlaky: Penerima Jadup Banjir Tidak Tepat Sasaran

    April 12, 2026
    Terpopuler

    Cara Cek Status Desil JKA 2026 Online

    April 5, 20261,269
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.