Close Menu
    info terkini

    Semarak Hut RI Ke-81, Forum Keuchik Idi Rayeuk Gelar Turnamen Mini Soccer

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
    • Nasional
      • Internasional
      • Beasiswa
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • DPRK Aceh Timur
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > SPBU Tanjong Minjei Diduga Jadi Tempat Timbunan Minyak Goreng dan Pupuk Subsidi
    Aceh Timur

    SPBU Tanjong Minjei Diduga Jadi Tempat Timbunan Minyak Goreng dan Pupuk Subsidi

    RedaksiFebruary 23, 2022
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Aceh Timur | Dalam sidak yang dilakukan salah seorang anggota DPRK Aceh Timur Senin (21/02) mendapatkan puluhan drumb minyak goreng yang sudah di bongkar di areal SPBU Tanjong Minjei Perbatasan Aceh Timur dengan Kabupaten Aceh Utara, selain diduga jadi tempat timbunan minyak goreng, di tempat yang sama menemukan belasan sak pupuk subsidi.Selasa (22/02/2022)

    Dalam sidak yang dilakukan Yahya Boh Kaye sapaan akrab M. Yahya Ys anggota Komisi 4 DPRK Aceh Timur sempat mendapatkan penghadangan dan bersitegang berinisial SF yang mengaku pemuda Desa Tanjong Minjei.

    Advertising
    Demo

    “Berawal dari laporan masyarakat bahwa di SPBU Tanjong Minjei ada penimbunan minyak goreng, maka saya turun ke lokasi langsung untuk memastikan apakah benar seperti yang disampaikan oleh masyarakat, apalagi beberapa minggu ini minyak goreng harga mahal dan sempat langka di pasaran,” jelas Yahya Boh Kaye.

    Selanjutnya kata Yahya Boh Kaye, saat mengecek belasan drumb penampungan minyak goreng yang berada di areal SPBU tiba tiba datang seorang pemuda menghadang.

    “Saat mengecek drumb yang diduga tempat penampungan minyak goreng curah, tiba tiba datang seorang pemuda yang mengaku warga setempat untuk menghadang dan sempat mengatakan dalam bahasa Aceh “bek jak mita peng bicah inoe” (jangan cari uang recehan di sini), meskipun saya sampaikan bahwa saya perwakilan legislator,” terang Yahya Boh Kaye.

    Karena ada yang mencoba menghalangi tugas dewan, politisi Partai Aceh tersebut menghubungi anggota Polres Aceh Timur untuk mengantisipasi hal-hal yang tak di inginkan.

    BACA JUGA :

    • Semarak Hut RI Ke-81, Forum Keuchik Idi Rayeuk Gelar Turnamen Mini Soccer
    • Bank Aceh Syariah Cabang Idi Serahkan Dividen Rp1,018 Miliar dan Zakat Rp400 Juta Ke Pemkab Aceh Timur
    • Gajah Mati di Eks HGU PT Atakana Kompeni, LSR & KSDA Didesak Segera Turun
    • Dua Pelajar Aceh Timur Wakili Aceh di O2SN Nasional, Bupati Al-Farlaky Beri Dukungan dan Janjikan Reward
    • Dijanjikan ke Australia, 2 Anak Aceh Tamiang Malah Disekap dan Disetrum di Madagaskar

    “Untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan karena ada yang menghalangi dan bersitegang saya hubungi pihak Polres Aceh Timur untuk pengamanan,” kata Yahya Boh Kaye.

    Ia juga mengungkapkan, selain mendapatkan puluhan drumb minyak goreng, di areal SPBU tersebut mendapatkan belasan sak pupuk subsidi jenis poska dan urea.

    “Dalam sidak tersebut, kita juga mendapatkan belasan sak pupuk subsidi yang di timbun di areal SPBU. Untuk memastikan siapa pemilik pupuk tersebut sudah di amankan oleh anggota Polres Aceh Timur,” terangnya.

    Pupuk tersebut disinyalir berasal dari Aceh Utara, wajar sering terjadinya kelangkaan pupuk subsidi yang diperuntukkan untuk petani. Kemungkinan pupuk tersebut diperjual belikan kepada pihak yang tidak berhak menerima atau di luar nama RDKK.

    Yahya Boh Kaye mempertanyakan fungsi SPBU, yang diduga berubah menjadi tempat penimbunan minyak goreng dan pupuk subsidi.

    “Apa boleh SPBU berubah fungsi tempat penimbunan minyak goreng dan pupuk subsidi, pihak terkait harus mengevaluasi SPBU tersebut,” tuturnya.

    Sementara Pemilik SPBU, T Thamrin menjelaskan bahwa minyak goreng tersebut bukan milik nya, tapi pemilik nya warga Panton Labu.

    “Minyak goreng tersebut bukan milik saya, tapi milik Warga Panton Labu berinisial S, yang minta bantu untuk tempat pembongkaran,” ujar T Thamrin.

    “Mulai hari ini saya tidak mengizinkan lagi, akan saya suruh pindahkan,” cetus T Thamrin.

    Terkait keberadaan belasan pupuk subsidi yang berada di areal SPBU, T Thamrin mengaku bukan miliknya.

    “Pupuk itupun bukan milik saya, tapi milik adiknya untuk tambak,” pungkas T. Thamrin.***

    Reporter : Mas
    Editor : Redaksi
    Publisher : Syaiful
    Sumber : suaraindonesia-news.com

    Redaksi

    Harian Aceh Kabar Aceh Timur
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    Demo
    Demo

    Semarak Hut RI Ke-81, Forum Keuchik Idi Rayeuk Gelar Turnamen Mini Soccer

    zakariaAugust 14, 2026

    Infoacehtimur.com | Aceh Timur — Forum Keuchik Kecamatan Idi Rayeuk menggelar Turnamen Mini Soccer dalam…

    Bank Aceh Syariah Cabang Idi Serahkan Dividen Rp1,018 Miliar dan Zakat Rp400 Juta Ke Pemkab Aceh Timur

    August 14, 2026

    Gajah Mati di Eks HGU PT Atakana Kompeni, LSR & KSDA Didesak Segera Turun

    August 14, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    terkini

    Semarak Hut RI Ke-81, Forum Keuchik Idi Rayeuk Gelar Turnamen Mini Soccer

    August 14, 2026
    terpopuler

    Baitul Mal Aceh Timur Buka Penerimaan Proposal Bantuan Guru Dayah dan Santri, Pendaftaran Gratis

    August 10, 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.