Close Menu
    info terkini

    Haji Uma Bantu Biaya Makan Pendamping Pasien Anak Asal Aceh yang Dirawat di Jakarta

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
    • Nasional
      • Internasional
      • Beasiswa
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • DPRK Aceh Timur
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > TNI Minta Maaf Akui Yonif 300 Raider Pelaku dalam Video Penyiksaan Orang Papua
    Nasional

    TNI Minta Maaf Akui Yonif 300 Raider Pelaku dalam Video Penyiksaan Orang Papua

    IlhamMarch 25, 2024
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Infoacehtimur.com, Nasional – Tentara Nasional Indonesia (TNI) akhirnya mengakui kebenaran video penyiksaan oleh anggotanya terhadap orang asli Papua (OAP). Panglima Kodam (Pangdam) XVII Cenderawasih Mayor Jenderal (Mayjen) Izak Pangemanan meminta maaf atas kejadian maupun prilaku tak manusiawi para anggotanya itu.

    Sebanyak 13 prajurit dari Batalyon Yonif 300 Raider Braja Wijaya Kodam III Siliwangi, Jawa Barat (Jabar) akan ditetapkan tersangka lantaran pelaku, dan terlibat dalam penyiksaan itu.

    Advertising
    Demo

    “Saya sebagai Pangdam XVII Cenderawasih meminta maaf kepada seluruh masyarakat di Papua atas perbuatan tersebut,” kata Mayjen Izak saat konfrensi pers di Subden Denma Mabes TNI, di Jakarta Pusat, Senin (25/3/2024).

    Namun begitu Mayjen Izak menerangkan, korban dalam video penyiksaan tersebut diduga simpatisan dari kelompok separatisme bersenjata Papua Merdeka. “Namanya adalah Devainus Kogoya,” begitu ujar dia.

    BACA JUGA: Panglima TNI Ketar-ketir Sebut Parlok Aceh Picu Konflik, Adi Laweung: Jangan Provokatif

    BACA JUGA: Kakak Adik di Aceh Ini Dibacok Oknum TNI, Kapendam IM: Jika Terbukti, Akan Dihukum Berat

    Mayjen Izak memastikan korban dalam video tersebut masih dalam kondisi hidup dan sudah kembali bersama keluarganya.

    Mayjen Izak menjelaskan kejadian penyiksaan tersebut terjadi pada 3 Februari 2024.  Dari temuan investigasi tim internal di TNI, para prajurit yang melakukan penyiksaan-penyiksan tersebut adalah anggota Batalyon Yonif 300 Raider Braja Wijaya.

    Mayjen Izak mengatakan, kejadian penyiksaan itu berawal dari penangkapan yang dilakukan oleh satgas terhadap tiga OAP yang diduga bagian dari kelompok separatisme di wilayah Puncak, Papua Tengah.

    Ketiga OAP yang ditangkap tersebut selain Davianus Kogoya (DK), juga Warinus Kogoya (WK), dan Alianus Murip (AM).

    “Tiga yang ditangkap tersebut adalah anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), mereka sebelumnya dilaporkan oleh masyarakat kepada kami (TNI) akan merencanakan, akan melakukan aksi membakar puskesmas di wilayah Gome,” ujar Mayjen Izak.

    BACA SELENGKAPNYA

    Papua Penyiksaan TNI
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    Demo
    Demo

    Haji Uma Bantu Biaya Makan Pendamping Pasien Anak Asal Aceh yang Dirawat di Jakarta

    zakariaJune 20, 2026

    Infoacehtimur.com | Aceh – Anggota DPD RI asal Aceh H. Sudirman Haji Uma, S.Sos, M.Sos…

    Luhut: Bansos Akan Jadi Transfer Tunai Rp5,4 Juta per Orang, Pakai Digital Single ID

    June 19, 2026

    Peneliti Desak Pemerintah Pusat Perjelas Skema Bagi Hasil Gas Andaman untuk Aceh

    June 19, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    terkini

    Haji Uma Bantu Biaya Makan Pendamping Pasien Anak Asal Aceh yang Dirawat di Jakarta

    June 20, 2026
    terpopuler

    1 Pelaku Dugaan Pemerkosaan Bergilir di Aceh Timur Ditangkap, 5 Lainnya Masih Buron

    June 18, 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.