Infoacehtimur.com | Aceh Timur — Pasca banjir dan longsor melanda Aceh, PT PLN (Persero) kini bergerak membenahi jaringan listrik yang terdampak. Salah satunya di Kabupaten Aceh Timur, di mana pemadaman bergilir terpaksa dilakukan untuk pemeliharaan dan pembersihan jalur jaringan (ROW).
Manager ULP Idi, Iwan Syahputra, menjelaskan pemadaman sementara ini demi meningkatkan keandalan listrik jangka panjang sekaligus menjaga keselamatan petugas di lapangan. “Pemadaman akan dilakukan mulai pukul 09.00 WIB sampai 17.00 WIB di masing-masing hari yang sudah ditentukan,” kata Iwan, Rabu (15/4/2026).
Jadwal Pemadaman
Pada Kamis, 16 April 2026, aliran listrik dihentikan sementara melalui penyulang PL-06 yang mencakup Kecamatan Madat dan Pante Bidari.
Tiga hari berselang, Minggu 19 April 2026, giliran penyulang IDI-01 yang dipadamkan. Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Idi Rayeuk, Peudawa, Idi Timur, Darul Ihsan, dan Darul Aman.
Demi Listrik yang Lebih Andal
Iwan menyebut, banjir dan longsor beberapa waktu lalu membuat sejumlah titik jaringan butuh penanganan serius. Pemeliharaan ROW dan sistem kelistrikan ini, kata dia, tak bisa ditunda.
“Kami akan memastikan pemadaman dilakukan semata-mata demi meningkatkan kualitas pelayanan listrik jangka panjang, serta menjaga keamanan dan keselamatan petugas dalam bekerja,” tuturnya.
PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan warga. Iwan juga mengimbau masyarakat di wilayah pemadaman agar mempersiapkan diri. “Kami juga mengimbau masyarakat di wilayah pemadaman mempersiapkan diri,” imbaunya.
Pemadaman ini jadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana. Setelah jaringan dibersihkan dan diperkuat, diharapkan aliran listrik di Aceh Timur kembali stabil dan minim gangguan saat musim hujan tiba.


