Aceh Timur – Penyelenggaraan dan penguatan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) merupakan langkah yang tepat dalam memastikan pemenuhan kebutuhan nutrisi pelajar selaku generasi masa depan indonesia yang membutuhkan asupan makanan bergizi secara teratur.
Hal tersebut disampaikan oleh PIC Yayasan Kurnia Cahaya Permata (YKCP) Teuku Muhammad Ziqri Firlana di SPPG Keude Blang Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur. Menurutnya, keberadaan Dapur SPPG tidak sekadar menjadi tempat penyediaan makanan, tetapi juga bagian penting dalam peningkatan kualitas kehidupan Sumber Daya Manusia (SDM) dan berdampak terhadap kualitas ekonomi masyarakat.
“Dapur SPPG sudah menjadi pilihan yang tepat untuk menjamin pemenuhan nutrisi yang presisi dan terukur”, ucap Teuku Muhammad Ziqri, pada Jumat (11/9/2026).
Ia turut menyoroti kepentingan peran layanan pemenuhan gizi dan penyelenggara pendidikan dalam memperbaiki masa depan bagi anak bangsa.
“Pembagian peran antara SPPG dan lembaga pendidikan sangat krusial agar efektifitas penyelenggaraan program dapat tercapai sehingga pemenuhan gizi dan pencerdasan kehidupan bangsa tercapai” sambungnya.
Yayasan Yayasan Kurnia Cahaya Permata menegaskan komitmen penuh mendukung penguatan kualitas pendidikan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program MBG. Komitmen tersebut disampaikan merespons wacana penguatan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah.

