Hal serupa juga terjadi di Serbajadi dan Simpang Jernih. Sementara untuk pembangunan huntap di Lokop akan ditangani Kementerian PKP, dan di Serbajadi melibatkan PKP dan BNPB.
Di kecamatan lain seperti Madat, Indra Makmur, Peureulak Barat, dan kawasan pesisir timur, inventor sudah diarahkan membangun 10 unit rumah contoh terlebih dahulu.
Dalam kesempatan itu, Bupati Al-Farlaky menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan seluruh jajaran pemerintah pusat.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, kementerian terkait, Kepala BNPB, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, atas sumbangsih dan bantuan kepada Kabupaten Aceh Timur mulai dari awal bencana sampai dengan saat ini,” ujarnya.
Baca Juga: Penandatanganan MoU Pemkab Aceh Timur – PLN: Dari Optimalisasi PBJT hingga Penataan PJU
Ia berharap perhatian pusat terus berlanjut, terutama untuk infrastruktur pascabencana dan penyaluran bantuan bagi warga yang masih terdampak.
“Kami terus berharap pemerintah pusat tidak bosan-bosan memperhatikan korban banjir di Kabupaten Aceh Timur,” pungkas Al-Farlaky.
Pembangunan 2.033 huntap ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir setelah bencana. Rumah baru, kehidupan baru untuk Aceh Timur.

