Infoacehtimur.com | Aceh Timur — Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, dilaporkan mengalami kerusakan akibat banjir pada 26 November 2025. Pendataan UMKM terdampak kini telah rampung dilakukan pemerintah kabupaten.
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menginstruksikan seluruh kepala desa dan camat untuk mendata kerusakan sektor usaha rakyat saat banjir. Seluruh data itu diajukan sebagai calon penerima bantuan dari Kementerian UMKM RI.
“Seluruh jenis usaha di bawah modal miliaran rupiah masuk dalam kategori UMKM. Mulai dari pedagang mie hingga toko perabotan skala kecil. Usulan telah dimasukkan dalam aplikasi UMKM,” ujar Al-Farlaky, dihubungi Selasa (14/4/2026).
Baca Juga: Aceh Timur Targetkan Pendataan 39.000 UMKM Untuk Program Kementerian Koperasi dan UMKM
Baca Juga: Bhayangkari Aceh Timur Kembangkan UMKM. Angelia Paparkan Sejumlah Kunci Sukses Usaha UMKM
Politikus Partai Aceh itu berharap sektor UMKM juga mendapat stimulus pascabanjir. Dengan begitu, geliat ekonomi penyintas banjir di kabupaten tersebut segera pulih kembali. Ia mengaku terus menjalin komunikasi dengan sejumlah kementerian agar UMKM mendapatkan bantuan.
“Pemulihan ekonomi sangat penting segera kita lakukan. Sehingga penyintas banjir memiliki pendapatan untuk melanjutkan hidup pascabencana,” katanya.
Tahap Kedua Masih Dibuka
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Aceh Timur, Muslim, menyebutkan …..
Halaman Selanjutnya

