Infoacehtimur.com, Idi Rayeuk – Kondisi listrik di Aceh berangsur pulih namun sejumlah tempat masih gelap hingga Sabtu magrib (23/5/2026). Sebagian besar gardu induk disebut sudah pulih, namun nyatanya listrik di sebagian besar wilayah penduduk desa masih belum menyala.
Sejak listrik padam pada Jumat malam (22/5/2026) akibat gangguan pada jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kilovolt di Jambi, kondisi listrik secara umum di Provinsi Aceh hingga kini Sabtu malam disebut mulai pulih 79 persen.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Eddi Saputra menyebut 19 Gardu Induk di Aceh sudah normal, tersisa 2 Gardu yang belum rampung operasi normal yakni gardu induk samadua dan gardu induk blang pidie.
Terang Tak Merata di Aceh Timur
Di Kabupaten Aceh Timur, sementara kondisi jaringan listrik berangsur normal di tengah ibukota, yakni ‘keude’ Idi Rayeuk, serta beberapa kawasan kota kecamatan sekitarnya saja seperti Julok maupun Peureulak.
Sedangkan di sebagian besar kawasan kecamatan-kecamatan lainnya hingga kawasan desa-desa masih gelap gulita.
“Gangguan jaringan listrik nun jauh di Jambi sana, tapi gelap menyelimuti hingga ujung Pulau Sumatera, Aceh. Hampir 100 tahun merdeka, urusan energi belum mandiri”, ucap salah sau warga Aceh Timur, Arul.


