Close Menu
    info terkini

    Rumah Tahfidz Marhaban Al Qur’an Mengadakan Pondok Ramadhan 1447 H

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
      • DPRK Aceh Timur
    • Nasional
      • Beasiswa
    • Internasional
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Orang Utan Dijadikan Pemuas Gairah Seksual Manusia, Tarif 30 Ribu
    Info Utama

    Orang Utan Dijadikan Pemuas Gairah Seksual Manusia, Tarif 30 Ribu

    ridhaAugust 21, 2023
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Infoacehtimur.com, NASIONAL – Seekor Orang Utan Kalimantan yang lahir sekitar tahun 1996 dijadikan Pekerja Seks Komersil (PSK) di Desa Karen Pangi, Kalimantan Tengah.

    Kemudian, orang Utan tersebut ditemukan oleh tim Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) pada tahun 2003 dalam keadaan mengenaskan dan menyedihkan. Lalu, Tim Penyelamat menyematkan nama Pony kepadanya.

    Saat ditemukan, seluruh rambut di tubuh Pony dicukur habis sehingga membuat kulitnya banyak digigit nyamuk. Kondisi kulit yang gatal menyebabkan terjadinya infeksi akibat garukan terus-menerus.

    Selain itu, Pony juga ditemukan dalam keadaan terpasung di lantai dengan penerangan minim.

    Pelaku yang menggunakan Pony sebagai pelacur memasang tarif sekitar Rp30.000 untuk dapat berhubungan seksual dengan orangutan tersebut.

    Saat dijajakan sebagai pemuas nafsu, Pony juga dipakaikan perhiasan, rias wajah, dan parfum. Dia bahkan diajari melakukan tindakan seks sesuai permintaan pelanggannya.

    Orang utan itu mulai tumbuh dengan kebiasaan selayaknya pekerja seks, akibat perubahan kebiasaan hidup semasa dijadikan pekerja seksual.

    Pony berhasil dibawa ke tempat rehabilitasi pada 13 Februari 2003. Setelah direhab, Pony dilepas liarkan di Pulau Bangamat, Palangka Raya, Kalteng pada 2005.

    Beberapa bulan setelah dilepas, Pony sempat mengalami penurunan drastis setelah beberapa bulan dilepas liarkan. Pony kesulitan dalam mencari makan dan bersosialisasi dengan hewan lainnya.

    Saat ini Pony dikembalikan lagi ke pusat rehabilitasi dan menjalani hidup lebih baik dan menjadi orangutan yang lebih sehat.

    Sumber: NRSIMHA INDONESIA/ Editor: Ridha

    Highlights

    Rumah Tahfidz Marhaban Al Qur’an Mengadakan Pondok Ramadhan 1447 H

    zakariaFebruary 11, 2026

    Infoacehtimur.com | Aceh – Rumah Tahfidz Marhaban Al Qur’an akan mengadakan Pondok Ramadhan 1447 H…

    Empat Warga Aceh Timur Dicambuk 30 Hingga 100 Kali karena Pelanggar Syariat Islam

    February 11, 2026

    Jelang Ramadhan, Layanan PDAM Diharap Lebih Maksimal

    February 11, 2026
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    INFO this WEEK

    Salah Satu Warga Aceh Timur Tertangkap, BNN Amankan Ratusan Kg Barang Bukti Narkotika

    February 5, 2026

    Empat Warga Aceh Timur Dicambuk 30 Hingga 100 Kali karena Pelanggar Syariat Islam

    February 11, 2026

    DPRK Aceh Timur Panggil Lembaga Kredit: “Jangan Cari Keuntungan Lebih Ditengah Penderitaan Rakyat”

    February 5, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    Terkini

    Rumah Tahfidz Marhaban Al Qur’an Mengadakan Pondok Ramadhan 1447 H

    February 11, 2026
    Terpopuler

    Dua KK dalam Satu Keluarga Apakah dapat RUMAH,Ini Jawaban TEGAS BUPATI ACEH TIMUR !!

    January 27, 2026706
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.