Close Menu
    info terkini

    “JANGAN ANGGAP BIASA!” Sayed Juragan: Pembuangan Bayi di Arakundoe Tamparan Keras Untuk Aceh

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
    • Nasional
      • Internasional
      • Beasiswa
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • DPRK Aceh Timur
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Tradisi Unik Mak Meugang Jelang Bulan Ramadhan di Aceh, Ada Makna Tersembunyi
    Humaniora

    Tradisi Unik Mak Meugang Jelang Bulan Ramadhan di Aceh, Ada Makna Tersembunyi

    IlhamMarch 11, 2024
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link
    Keterangan Foto: asyarakat Aceh memadati sejumlah pasat tradisional untuk berbelanja saat hari meugang dok/layarberita/fachrul reza

    TRADISI unik masyarakat Aceh menjelang hari besar islam, yakni bulan Ramadhan dan Idul Fitri serta Idul Adha, yakni meugang atau kerap dengan lakap Mak Meugang.

    Sepertinya saat ini, dimana pemerintah telah menetapkan pada 12 Maret 2024 merupakan jatuhnya awal ramadhan. Sehingga, tradisi yang sudah dilakukan secara turun temurun di Aceh, mulai terlihat sebelum dua hari masuknya bulan Ramadhan.

    Advertising
    Demo

    Meugang dalam bahasa Aceh artinya memotong atau memotong daging. Pada saat itu, kondisi pasar sangat padat dan ramai oleh masyarakat untuk berbelanja.

    Hal inilah yang memunculkan istilah atau sebutan ‘Makmu that gang nyan’ yang artinya makmur sekali pasar tersebut. Dimana akhirnya istilah itu kerap diucapkan menjadi kata atau istilah makmeugang.

    BACA JUGA: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1445 Hijriyah Untuk Wilayah Aceh Timur dan Sekitarnya

    Makmeugang merupakan momen dimana masyarakat Aceh berbondong-bondong membeli daging yang lebih banyak dari biasanya. Terlebih bagi masyarakat yang terbilang mampu dalam ekonomi, mereka melakukan pemotongan hewan ternak, seperti kerbau, sapi maupun kambing.

    Bagi warga yang mampu, saat Makmeugang juga digunakan untuk bersedekah kepada tetangga atau sanak keluarga yang kurang mampu. Dimana daging hewan ternak dibagikan kepada warga kurang mampu atau juga warga sekitar.

    Tradisi makmeugang di Aceh identik dengan memasak daging sehari atau dua hari menjelang Ramadhan ataupun Idul Fitri maupun Idul Adha. Pembelian daging ini dilakukan hampir sebagian besar masyarakat Aceh untuk nantinya disantap bersama keluarga, para kerabat dan juga tetangga.

    Makmeugang tidak hanya sekedar persoalan makan daging semata, tapi ada beberapa hal menarik dan makna dibalik tradisi tersebut.

    Saat makmeugang, suasana di pasar terlihat sangat padat oleh masyarakat yang berbelanja, baik membeli daging maupun bahan pokok lainnya. Termasuk rempah-rempah untuk bumbu masak daging yang sudah dibeli.

    Pada sejumlah sudut pasar, terlihat jejeran pedagang daging dadakan yang tidak terlihat pada hari biasanya. Sehingga pada makmeugang, kebutuhan hewan ternak untuk dipotong jumlahnya meningkat drastis dibanding hari biasanya.

    Tradisi makmeugang juga menjadi ajang berkumpul dan mempererat silaturahmi sesama keluarga. Hal ini lantaran, tradisi masyarakat Aceh, keluarga yang selama ini sudah berbeda tempat tinggal, akan mengunjungi rumah orang tuanya pada hari meugang tersebut.

    Makmeugang juga dimaknai oleh sebagian besar masyarakat dengan sebuah pembuktian diri dan harga diri. Dimana para pria pada hari yang dianggap sakral ini, diharapkan mampu membawa pulang daging ke rumah, sebagai bukti tanggung jawab sebagai seorang kepala keluarga.***

    Sumber : Layarberita.pikiran-rakyat.com | Editor : Ilham

    Mak Meugang Ramadhan
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    Demo
    Demo

    “JANGAN ANGGAP BIASA!” Sayed Juragan: Pembuangan Bayi di Arakundoe Tamparan Keras Untuk Aceh

    zakariaJuly 13, 2026

    Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Kasus pembuangan jasad bayi perempuan di Krueng Arakundoe, Kuala Teupin…

    Realisasi Belanja Daerah Aceh Timur Baru 35,02 Persen hingga Juli 2026, Anggaran Capai Rp2,04 Triliun

    July 13, 2026

    Biang Masalah Penyebab BBM Langka di Aceh Tamiang

    July 13, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    terkini

    “JANGAN ANGGAP BIASA!” Sayed Juragan: Pembuangan Bayi di Arakundoe Tamparan Keras Untuk Aceh

    July 13, 2026
    terpopuler

    Info Harga Emas Aceh Timur Hari Ini 10 Juli 2026

    July 10, 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.