Close Menu
    info terkini

    Perluas Kesempatan Kerja Bagi Warga, Pemko Langsa Kembali Buka Program Pelatihan Keterampilan

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
    • Nasional
      • Internasional
      • Beasiswa
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • DPRK Aceh Timur
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > “JANGAN ANGGAP BIASA!” Sayed Juragan: Pembuangan Bayi di Arakundoe Tamparan Keras Untuk Aceh
    Citizen

    “JANGAN ANGGAP BIASA!” Sayed Juragan: Pembuangan Bayi di Arakundoe Tamparan Keras Untuk Aceh

    zakariaJuly 13, 2026
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Kasus pembuangan jasad bayi perempuan di Krueng Arakundoe, Kuala Teupin Breuh, Simpang Ulim Minggu (12/7) bukan sekadar berita kriminal. Ini adalah tamparan keras bagi marwah Aceh sebagai daerah syariat Islam.

    Rahmat Hidayat “Sayed Juragan”, Mantan Ketua TKSK Aceh Timur, dengan tegas menyebut ini adalah “BOM WAKTU” bagi orang tua di Aceh.

    Advertising
    Demo

    “Ini bukan lagi kasus yang menggegerkan. Ini sudah dianggap biasa. Padahal inilah yang paling mematikan. Jangan pernah anggap sepele!” tegasnya.

    Menurutnya, hilangnya pengawasan orang tua dan kehidupan bebas tanpa aturan adalah akar dari persoalan ini.

    Baca Juga: Ibu Muda di Aceh Ini Didakwa Pasal Pembunuhan Lantaran Buang Mayat Bayi

    Baca Juga: Jum’at Berkah, Nuraini Ibu Bayi Kembar Tiga dapat Santunan

    “Anak kita tidak boleh jadi korban, tidak boleh jadi pelaku. Tidak ada yang untung. Yang ada hanya kehancuran masa depan anak laki-laki dan perempuan,” katanya.

    Ia mengingatkan, Aceh hidup di bawah syariat dan sorotan dunia. 

    “Kita dipantau 24 jam. Ribuan mata merekam kesalahan kita. Salah sedikit, langsung viral se-Indonesia. Padahal di luar sana maksiat merajalela, lokalisasi ada, transaksi bebas. Tapi itu dianggap biasa karena tidak disorot,” ujarnya.

    “Kita Aceh tidak boleh ikut-ikutan. Kita punya aturan. Kita punya adat. Kita punya agama,” tegas Sayed Juragan.

    Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi membenarkan penemuan bayi berjenis kelamin perempuan itu pada Minggu (12/7) pukul 14.00 WIB.

    “Personel Polsek Simpang Ulim langsung ke TKP. Identitas korban dan pelaku masih dalam penyelidikan,” katanya.

    Kasus ini kembali mengingatkan: Aceh tidak boleh kompromi dengan kemaksiatan. Jika aturan dilanggar, maka hukum dan adat harus ditegakkan.

    Sumber: Pernyataan Sayed Juragan, Kapolres Aceh Timur

    Mayat Penemuan Bayi Penemuan Mayat Sungai Arakundoe
    Demo
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    Demo

    Perluas Kesempatan Kerja Bagi Warga, Pemko Langsa Kembali Buka Program Pelatihan Keterampilan

    ridhaOctober 20, 2026

    LANGSA — Melanjutkan Visi Langsa Juara, Pemerintah Kota (Pemko) Langsa kembali membuka peluang emas bagi…

    Kemenkop Targetkan Uji Coba Penyaluran Gaji PNS Lewat Koperasi Dimulai Tahun 2026

    October 19, 2026
    Demo
    Demo
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    terkini

    Perluas Kesempatan Kerja Bagi Warga, Pemko Langsa Kembali Buka Program Pelatihan Keterampilan

    October 20, 2026
    terpopuler

    MEMALUKAN! Di Tengah Bencana Melanda Negeri, Pejabat BNPB Korupsi Dana Siap Pakai, KPK Sita Uang Rp 1,4 M dan Emas Batangan

    October 14, 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.