Close Menu
    info terkini

    Buka Mata & Gosok Gigi: Membaca Harga Jalur Minyak Selat Hormuz vs Selat Malaka

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
      • DPRK Aceh Timur
    • Nasional
      • Beasiswa
    • Internasional
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Kronologi Warga Aceh Utara Diduga Tewas Dianiaya Polisi, Dipaksa Mengaku Hingga Dimintai 50 Juta
    Aceh Utara

    Kronologi Warga Aceh Utara Diduga Tewas Dianiaya Polisi, Dipaksa Mengaku Hingga Dimintai 50 Juta

    IlhamMay 5, 2024
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Istri Korban (kiri), Pengembalian uang tebusan (kanan). [Sumber Foto: BeritaMerdeka.net]
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Infoacehtimur.com, Aceh Utara – Kematian yang sangat tragis melihat sekujur tubuh Saiful Abdullah (51) warga Kuta Glumpang Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara.

    Saiful Abdullah meninggal dunia diduga dianiaya oleh petugas yang mengatasnamakan anggota Polres Aceh Utara dalam hal dugaan kasus Narkotika pada 29 April 2024.

    Akibat dari dugaan penganiayaan tersebut menyebabkan kondisi badan korban mengalami penuh dengan luka. Keluarga korban syok lalu membuat laporan agar mendapatkan keadilan.

    Kasus ini menjadi heboh dikalangan masyarakat yang mana dugaan korban di paksa mengaku memiliki barang haram hingga dimintai puluhan juta rupiah sebagai tebusan.

    BACA JUGA: Diduga Akibat Dianiaya Oknum Polisi, Warga Aceh Meninggal Dunia

    Pasca penganiayaan, keluarga korban melaporkan kejadian ini kepada Polres Lhokseumawe pada 2 Mei 2024, LP nomor: LP/B/91/V/2024 SPKT/Polres Lhokseunawe/ Polda Aceh.

    Menurut keterangan anak korban bernama Noviana, membeberkan serangkaian kronologi dimana pada 29 April 2024 korban ditangkap oleh polisi yang mengaku dari Polres Aceh Utara.

    Mereka mengaku dalam hal dugaan kasus narkotika, ibunya kemudian mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban ditangkap.

    Sesampainya disana, ibunya tidak diizinkan untuk melihat korban. Ironinya, pelaku bahkan menembakkan peluru ke arah mereka sebagai peringatan untuk tidak mendekat.

    Keluarga pun terdiam hanya bisa melihat korban dibawa oleh pelaku dengan kondisi tangan terikat. Noviana, kemudian bertemunya dengan pria bernama Said.

    Kepada Said, keluarga menaruh kepercayaan lantaran Said yang dianggap memiliki jaringan polisi. Hasil komunikasi Said dengan pelaku, meminta uang tebusan sebesar 50 juta.

    Berbagai cara dilakukan oleh keluarga terutama istri korban, demi memperoleh uang puluhan juta tersebut dirinya rela menjual perhiasan emas dan meminjam uang ke tetangga.

    Usaha itu dilakukan karena permintaan pelaku, disebutkan Said, jika tidak diusahakan maka korban akan dibawa ke kantor Lhoksukon ibukota Aceh Utara.

    Uang dengan jumlah angka yang cukup besar tersebut akhirnya diusahakan oleh keluarga korban. Setelah negosiasi berhasil, sekira pukul 22.00 WIB korban dibawa pulang oleh Said menggunakan sepeda motor.

    Setibanya dirumah korban, keluarga melihat kondisi badan yang penuh lebam dan keluar darah dari telinga. Korban sempat menjelaskan bahwa dirinya mengalami penganiayaan berat.

    Penganiayaan berat oleh pelaku, disebutkan oleh korban lantaran diduga dipaksa mengaku memiliki narkoba. Namun, ia tetap pada pendiriannya mengaku tidak memiliki barang haram.

    Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit setelah menjelaskan kronologi penganiayaan terhadap dirinya, namun korban telah meninggal dunia.

    Kasus ini menjadi perhatian serius dimana dugaan keterlibatan yang menjadi pelaku penganiayaan dari petugas kepolisian. Kasus ini pun sedang ditangani Polres Lhokseumawe dan Propam Polda Aceh.***

    Narkoba Penganiayaan Polisi
    Demo
    Demo
    Highlights

    Buka Mata & Gosok Gigi: Membaca Harga Jalur Minyak Selat Hormuz vs Selat Malaka

    ridhaMarch 26, 2026

    Infoacehtimur.com – Jika Selat Hormuz adalah pintu maka Selat Malaka adalah gerbang. Patut diketahui untuk…

    Warga Peureulak Gagal Tidur! Spesialis Pencuri Meteran Air Beraksi, 3 Rumah Jadi Korban

    March 25, 2026

    Apresiasi Pembagian Daging Megang untuk Anak Yatim dan Fakir Miskin

    March 25, 2026
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    INFO this WEEK

    Warga Peureulak Gagal Tidur! Spesialis Pencuri Meteran Air Beraksi, 3 Rumah Jadi Korban

    March 25, 2026

    Surga Tersembunyi di Aceh Timur: Air Terjun Terujak yang ‘Selamat’ dan Tetap Mempesona

    March 25, 2026

    Disaat yang Lain Jalan-Jalan, Farhan Butuh Kaki untuk Bisa Jalan

    March 24, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    Terkini

    Buka Mata & Gosok Gigi: Membaca Harga Jalur Minyak Selat Hormuz vs Selat Malaka

    March 26, 2026
    Terpopuler

    Wanita Muda 26 Tahun Ditemukan Hilang Nyawa Gantung Diri di Sungai Raya 

    March 13, 2026348
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.