Close Menu
    info terkini

    Program Camat Julok Menyapa: Pemerintah Gampong Diminta Optimalkan Layanan Untuk Masyarakat

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
    • Nasional
      • Internasional
      • Beasiswa
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • DPRK Aceh Timur
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Bangkit Pasca Banjir, Pak Tani Kembangkan Lahan Pertanian Organik Bersama Kaum Perempuan Terdampak Bencana
    Humaniora

    Bangkit Pasca Banjir, Pak Tani Kembangkan Lahan Pertanian Organik Bersama Kaum Perempuan Terdampak Bencana

    ridhaMarch 8, 2026
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Infoacehtimur.com – Hamparan lahan yang sebelumnya pernah terendam banjir, harapan baru kini mulai tumbuh di Gampong Seneubok Saboh, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur. Lahan yang sebelumnya dianggap tidak lagi produktif, kini berubah menjadi kebun sayuran organik yang dikelola oleh warga setempat.

    Adalah Zulfan, yang akrab disapa Pak Tani, sosok di balik gerakan sederhana namun penuh makna ini. Dengan memanfaatkan lahan bekas banjir, ia mengajak warga menanam berbagai jenis sayuran menggunakan metode pertanian organik tanpa bahan kimia.

    Demo

    Kegiatan ini tidak dilakukan sendirian. Sebanyak 30 ibu-ibu dari Gampong Seneubok Saboh, Kecamatan Pante Bidari, terlibat aktif dalam prosesnya. Mereka mulai dari penyemaian benih, perawatan tanaman hingga penanaman di lahan yang telah disiapkan. Seluruh proses tersebut dibimbing langsung oleh Pak Tani.

    Program ini juga mendapat dukungan dari Lembaga Hiroe Peduli Kemanusiaan, yang ikut menginisiasi kegiatan pemberdayaan masyarakat tersebut.

    Menurut Zulfan, konsep pertanian yang ia terapkan mengusung filosofi lokal Aceh: “Pula Kedroe, Pajoh Kedroe, yang leubeh baroe tapubloe.” Artinya, tanam sendiri, konsumsi sendiri, dan jika ada kelebihan barulah dijual ke pasar.

    “Melalui konsep ini saya ingin mengajak ibu-ibu memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayuran. Selain bisa memenuhi kebutuhan gizi keluarga, juga dapat menambah penghasilan jika hasilnya berlebih,” ujar Zulfan.

    Pertanian organik yang diterapkan juga memanfaatkan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar rumah. Pupuk dibuat dari daun-daunan hijau, sisa dapur, serta kotoran ternak, sehingga tidak memerlukan biaya besar seperti pupuk kimia.

    Selain lebih ramah lingkungan, metode ini juga dinilai lebih sehat bagi keluarga yang mengonsumsi hasilnya.

    Bagi para ibu yang terlibat, kegiatan ini bukan hanya soal bertani, tetapi juga menjadi pengalaman baru yang menyenangkan.Yuli, salah seorang peserta, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

    “Saya baru tahu bahwa menanam menggunakan pupuk organik itu selain murah, juga sehat dan menyenangkan. Kami jadi bisa belajar banyak hal baru,” ujarnya sambil merawat tanaman di kebun.

    Ke depan, program pertanian organik berbasis masyarakat ini diharapkan tidak hanya berhenti di Gampong Seneubok Saboh. Inisiatif tersebut direncanakan akan dikembangkan ke daerah lain yang terdampak bencana, sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat.

    Dari lahan bekas bencana, kini tumbuh semangat baru: kemandirian pangan, kebersamaan, dan harapan bagi masa depan yang lebih baik.

    Banjir Aceh Timur Pante Bidari
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    Demo

    Program Camat Julok Menyapa: Pemerintah Gampong Diminta Optimalkan Layanan Untuk Masyarakat

    ridhaApril 27, 2026

    Infoacehtimu.com, Julok – Sebulan setelah meminta beroperasinya layanan kantor desa, Camat Julok kini mulai mengunjungi…

    Panglima Rusia KPA Simpang Ulim: Dalang Fitnah Bupati Al-Farlaky Sudah Teridentifikasi

    April 27, 2026

    APDESI Aceh Timur: Isu Serang Bupati Al-Farlaky Bentuk Provokasi, Ganggu Fokus Pemulihan Pasca Banjir

    April 27, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    terkini

    Program Camat Julok Menyapa: Pemerintah Gampong Diminta Optimalkan Layanan Untuk Masyarakat

    April 27, 2026
    terpopuler

    Panglima Rusia KPA Simpang Ulim: Dalang Fitnah Bupati Al-Farlaky Sudah Teridentifikasi

    April 27, 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.