Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur menyampaikan apresiasi kepada Bupati Aceh Timur atas kinerjanya dalam menjalankan pemerintahan. Apresiasi ini diberikan karena Bupati dinilai mampu menjaga stabilitas daerah dan cepat tanggap dalam menangani dampak bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah.
Ketua Komisi III DPRK Aceh Timur, Zulfahmi, S.H., mengatakan di tengah banyaknya tantangan, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur tetap bisa melanjutkan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Di tengah berbagai tantangan, termasuk bencana yang melanda beberapa wilayah, Pemkab Aceh Timur tetap konsisten menjalankan program pembangunan. Ini patut kita apresiasi,” ujar Zulfahmi, Senin 9/6.
Baca Juga: Zulfahmi: Harap Partai Aceh Terus Melahirkan Semangat Baru
Baca Juga: Zulfahmi Pimpin Pansus Jalan Aspal 2025: “Setiap Rupiah Anggaran Harus Terlihat di Lapangan”
Ada dua capaian yang secara khusus disorot Komisi III:
- Pembangunan Infrastruktur: Sebanyak 27 titik ruas jalan di berbagai wilayah Aceh Timur berhasil dibangun.
- Penurunan Kemiskinan: Angka kemiskinan di Aceh Timur menunjukkan tren menurun selama kepemimpinan Bupati saat ini.
Menurut Zulfahmi, dua capaian itu menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Aceh Timur untuk meningkatkan kesejahteraan warga. “Pembangunan 27 ruas jalan dan turunnya angka kemiskinan itu bukti kerja nyata. Artinya program pemerintah daerah sudah tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih baik, Komisi III juga menyampaikan 8 saran dan rekomendasi:
- Optimalkan Aset Daerah: Data semua aset milik Pemkab, baik tanah, gedung, maupun kendaraan, agar bisa dimanfaatkan maksimal untuk kepentingan daerah.
- Gencarkan Sosialisasi Pajak: Tingkatkan pemahaman warga soal pajak dan retribusi daerah. Tujuannya agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) ikut naik.
- Kerja OPD Harus Lebih Efektif: Semua Organisasi Perangkat Daerah diminta memastikan program berjalan tepat sasaran dan serapan anggaran maksimal.
- Tingkatkan Minat Baca: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan diminta aktif menggandeng perpustakaan kecamatan dan gampong. Sasaran utamanya generasi muda.
- Perkuat Bappeda: Kapasitas SDM di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah perlu ditingkatkan agar perencanaan pembangunan lebih terarah dan berkelanjutan.
- Benahi BUMD: Pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah harus lebih transparan, akuntabel, dan profesional supaya bisa menyumbang lebih besar ke PAD.
- Bentuk Bapenda: Diusulkan pembentukan Badan Pendapatan Daerah sebagai langkah khusus untuk menggenjot pajak dan retribusi daerah.
- Bentuk BUMD Perikanan: Aceh Timur punya potensi perikanan yang besar. Komisi III mengusulkan ada BUMD khusus di sektor ini untuk menggerakkan ekonomi nelayan.
Zulfahmi menambahkan, semua rekomendasi ini bukan untuk mencari kesalahan, tapi sebagai bentuk dukungan.
“Kami di DPRK siap bersinergi. Rekomendasi ini kami harapkan jadi bahan evaluasi bersama agar kebijakan ke depan lebih efektif, akuntabel, dan benar-benar berpihak pada kesejahteraan masyarakat Aceh Timur,” tutupnya.

