Infoacehtimur.com, Banda Aceh – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) dan Bahasa Aceh dari Universitas Bina Bangsa Getsempena berhasil memukau para pengunjung dalam Konser Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) yang digelar di Museum Tsunami Aceh.
Penampilan tersebut menghadirkan kolaborasi musik yang diperkuat oleh Maimunzir sebagai vokalis, Safwan pada piano, dan Marthahadi sebagai gitaris. Ketiganya sukses menyuguhkan pertunjukan yang sarat nuansa budaya dan kearifan lokal Aceh.
Dalam konser tersebut, mereka membawakan dua lagu berjudul Jinoe dan Nanggroe. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dan antusias dari para penonton yang hadir, tidak hanya dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari sejumlah penyair dan sastrawan mancanegara yang mengikuti agenda Pertemuan Penyair Nusantara.
Suasana di Museum Tsunami Aceh semakin semarak ketika para penonton memberikan apresiasi melalui tepuk tangan meriah usai penampilan kedua lagu tersebut. Kehadiran para mahasiswa UBBG dalam panggung internasional itu menjadi bukti bahwa generasi muda Aceh mampu memperkenalkan seni, budaya, dan musik daerah kepada khalayak yang lebih luas.
Konser Pertemuan Penyair Nusantara sendiri menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang mempertemukan penyair, sastrawan, dan pegiat seni dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara untuk mempererat hubungan kebudayaan melalui sastra dan seni pertunjukan.

