Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Puluhan warga Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Senin (6/7/2026) datang ke Kantor Bupati Aceh Timur. Tujuannya satu: bertanya kapan bantuan banjir mereka cair.
Mereka menjemput langsung Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, untuk dapat penjelasan.
Di depan warga, Bupati menjelaskan 2 jenis bantuan pascabanjir dari pemerintah pusat:
- Bantuan dari Kemensos: Isinya: Jatah Hidup/Jadup, uang stimulus ekonomi, dan bantuan perabot rumah.
- Bantuan Rumah dari BNPB, Untuk rumah rusak ringan, sedang, sampai rusak berat. Namanya Bantuan Hunian Tetap.
“Pemkab tidak pegang uangnya. Tugas kami mengusulkan data dan mengawal ke pusat supaya cepat cair ke masyarakat yang berhak,” jelas Bupati Al-Farlaky.
Kenapa Belum Cair Semua? Bupati bilang, penyaluran dilakukan bertahap. Saat ini Pemkab Aceh Timur sudah mengusulkan lagi data penerima untuk tahap kedua ke pemerintah pusat.
Untuk bantuan rumah, ada syarat dari pusat yang wajib dipenuhi. Salah satunya: rumah harus di atas tanah sendiri dan ada surat tanahnya.
Merasa Belum Terdata? Ini Solusinya, Bupati mengimbau warga yang merasa belum masuk daftar penerima agar segera lapor ke Keuchik gampong masing-masing.
“Silakan cek data berjenjang. Kalau ada yang salah, sampaikan dengan bukti yang jelas. Kami siap bantu perjuangkan,” ujarnya.
Setelah mendengar penjelasan langsung dari Bupati, warga mengaku lebih paham. Mereka pun membubarkan diri dengan tertib dan aman.
Pemkab Aceh Timur menegaskan akan terus mengawal agar hak warga korban banjir bisa segera diterima.

