Infoacehtimur.com, Idi – Di balik tatapan polos seorang anak berusia tujuh tahun, tersimpan perjuangan panjang melawan penyakit serius. Khadijah Yasmin Thahirah (7), putri pasangan Tgk Khairullah dan Ummi Iga Melia warga Gampong Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur kini kembali menjalani perawatan medis di RSUD dr. Zubir Mahmud, Aceh Timur. Minggu (16/08/2026).
Khadijah diketahui menderita Craniopharyngioma, yakni tumor otak langka yang disertai komplikasi hidrosefalus. Kondisi tersebut membuat bocah asal Aceh Timur itu harus menjalani serangkaian tindakan medis sejak beberapa tahun terakhir.
Ironisnya, tubuh mungil Khadijah telah menjalani sembilan kali operasi di sejumlah rumah sakit, baik di Aceh maupun Jakarta.
Sebelumnya, ia menjalani empat kali operasi di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, tiga kali di RS Kesdam, satu kali di RS Putri Bidadari, serta satu kali di RS Pusat Otak Nasional (RS PON) Jakarta.
Kini, Khadijah disebut tengah menghadapi kemungkinan menjalani operasi yang ke-10 di RSUD Zainal Abidin, saat Ia sedang bersiap menuju Banda Aceh dari RSUD Zubir Mahmud.
Perjalanan medis yang panjang tersebut turut memengaruhi kondisi fisiknya. Saat ini Khadijah mengalami keterbatasan mobilitas dan membutuhkan alat bantu berupa kursi roda anak untuk menunjang aktivitas sehari-hari maupun proses pengobatan dan rawat jalan.
Selain kebutuhan alat bantu, keluarga juga menghadapi beban biaya pendampingan operasional dan logistik selama menjalani pengobatan, terutama ketika harus mendapatkan perawatan di luar daerah.
Tgk Khairullah mengatakan, keluarga sangat berharap adanya perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, khususnya Dinas Sosial, serta para dermawan.
“Kondisi fisik Khadijah saat ini sangat bergantung pada alat bantu. Kami sangat berharap adanya uluran tangan, baik bantuan kursi roda anak maupun dana pendampingan operasional pengobatan,” ungkap Tgk Khairullah.
Menurut keluarga, hingga saat ini Khadijah belum pernah mendapatkan dana pendampingan dari Dinas Sosial Kabupaten Aceh Timur, meskipun harus menjalani pengobatan secara berulang dan berkelanjutan di luar daerah hingga harus menjual harta benda.
Kondisi tersebut diharapkan menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait, mengingat Khadijah masih berusia tujuh tahun dan membutuhkan penanganan medis secara berkelanjutan.
Bagi masyarakat, lembaga, perusahaan, maupun para dermawan yang ingin memberikan bantuan secara langsung kepada Khadijah, dapat menghubungi pihak keluarga melalui nomor 0821-2939-6943.
Perjuangan Khadijah bukan sekadar tentang melawan penyakit, tetapi juga tentang mempertahankan harapan untuk kembali menjalani kehidupan layaknya anak-anak seusianya.

