Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Shilva Zohra, gadis asal Dusun Julok Tunong, Gampong Kuta Binjei, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, berhasil meraih beasiswa penuh/full scholarship untuk melanjutkan pendidikan ke Hefei Normal University, Tiongkok.
Siswi kelas XII SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa kelahiran 10 April 2008 itu berhasil mendapatkan Letter of Acceptance/LoA setelah berjuang mandiri mengikuti seluruh tahapan seleksi.
Keberhasilan Shilva bukan diraih secara instan. Ia mengikuti proses pendaftaran, seleksi, hingga pengajuan beasiswa secara mandiri dengan persiapan sendiri.
Berkat ketekunan dan semangat belajarnya, Shilva akhirnya berhasil mengamankan tempat di Hefei Normal University, universitas negeri di Kota Hefei, Provinsi Anhui, Tiongkok.
Ia akan mengikuti program Predegree 1+4 untuk tahun akademik 2026/2027. Artinya, Shilva akan menempuh 1 tahun persiapan termasuk pembelajaran bahasa Mandarin intensif, sebelum melanjutkan S1 selama 4 tahun.
Baca Juga: BSI Buka Beasiswa untuk 5.250 Pelajar dan Mahasiswa, Target Lahirkan Pemimpin Masa Depan
Baca Juga: Beasiswa Peduli Orangutan 2026 Resmi Dibuka untuk Mahasiswa Aceh dan SUMUT Rp15-18 Juta
Ibunda Shilva, Zahara, mengaku bersyukur dan terharu atas pencapaian putrinya.
“Pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan perjuangan Shilva selama mengikuti proses untuk mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan ke Tiongkok,” katanya, Sabtu 10/9/2026.
Zahara juga berharap ada dukungan berbagai pihak agar proses keberangkatan putrinya berjalan lancar.
“Kami bersyukur atas kesempatan ini. Tentu kami berharap ada perhatian dari pemerintah daerah dan para pihak yang ingin mendukung pendidikan generasi muda Aceh,” ujarnya.
Meski sudah mendapat beasiswa penuh, Shilva juga telah mendapat pemanggilan dari Kedutaan Besar RRT di Jakarta sebagai tahapan lanjutan.
Kepala SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa, Muhammad Rizky menyebut Shilva merupakan alumni generasi X yang membanggakan.
“Keberhasilan Shilva menjadi bukti pelajar Aceh mampu bersaing di tingkat internasional. Program penguatan bahasa asing di sekolah juga mendorong siswa berani membuka peluang pendidikan hingga ke luar negeri,” katanya.
Senada, Camat Julok, Muhammad mengapresiasi prestasi anak Julok Tunong tersebut.
“Kami bangga. Ini menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya di Kecamatan Julok untuk terus belajar, berani bermimpi besar dan tidak pernah menyerah. Karena anak desa juga mampu menembus dunia internasional,” kata Muhammad.
Keberhasilan Shilva menambah daftar panjang putra-putri Aceh yang berhasil menembus pendidikan ke luar negeri dan menjadi inspirasi bagi pelajar di pelosok daerah.

