Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Tangis dan harapan bercampur menjadi satu bagi keluarga M. Isa (62) dan Juaryah (42) asal Gampong Alue Cek Doi, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur.
Putri mereka, AI (9 bulan), kini terbaring kritis dan menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh sejak Rabu, 9 September 2026 akibat penyakit bocor jantung yang dideritanya sejak lahir.
AI sebelumnya sempat dirawat 2 hari di RSUD Zubir Mahmud Aceh Timur, sebelum dirujuk ke RSUDZA untuk penanganan lebih lanjut.
Kondisi ekonomi keluarga membuat perjuangan pengobatan AI semakin berat. Ayahnya, M. Isa, sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan. Namun sejak banjir melanda Aceh, pekerjaan itu terhenti.
Lebih berat lagi, M. Isa saat ini juga sedang menjalani pemulihan akibat stroke ringan di Aceh Utara.
Baca Juga: Menderita Bocor Jantung Balqis Butuh Bantuan Balai Insaf Medan
Baca Juga: Cangkok Jantung Babi, Donor Organ Hewan ke Manusia, Haram Nggak?
Dengan suara terbata, Juaryah menceritakan kondisi putrinya yang belum sadarkan diri.
“AI belum sadarkan diri. Petugas medis bilang, kalau kondisinya masih seperti itu, harus dilakukan tindakan operasi untuk memasukkan selang atau tindakan lainnya agar kondisinya bisa lebih baik,” ungkapnya dengan suara bergetar.
“Kami sangat membutuhkan uluran tangan dan bantuan dari para dermawan. Jangankan untuk makan, untuk membeli susu dan pampers saja kami sudah sangat kesulitan. Mohon bantuannya,” pinta Juaryah.
Bagi masyarakat dan para dermawan yang ingin membantu meringankan beban AI, dapat disalurkan melalui:
1. Kontak Keluarga: Juaryah – WA: 0851 3792 8605
2. Rekening BSI: 7344490427 a.n M. Isa Jalil
Semoga ikhtiar dan doa bersama menjadi jalan kesembuhan bagi AI, serta memberikan kekuatan bagi keluarganya dalam menghadapi ujian ini.

