Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam syarikat tani Kabupaten Aceh Timur menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendopo Bupati Aceh Timur, Kamis (24/09/2026).
Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut pemerintah Kabupaten Aceh Timur, khususnya Bupati Aceh Timur agar segera menyelesaikan persoalan sengketa Hak Guna Usaha (HGU) dengan masyarakat dan tanah adat.
Ketua masyarakat tani, Tgk Jamaluddin alias Tgk Sagoep dalam dalam wawancaranya menegaskan pihaknya meminta untuk bertemu langsung dengan Bupati Aceh Timur.
“Kami minta bertemu langsung dengan bupati untuk menyelesaikan masalah sengketa HGU dengan masyarakat dan tanah anak adat. Apabila tidak dituntaskan, maka kami akan terus menduduki Pendopo Aceh Timur dan bermalam di sini,” tegas Tgk Sagoep di hadapan massa aksi.
Sementara itu, melalui video call langsung yang di fasilitasi oleh Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, AKP Novrizaldi kepada perwakilan masyarakat, Bupati Aceh Timur merespon tuntutan massa.
Baca Juga: Pansus HGU DPRK Aceh Timur Sampaikan Rekomendasi, Dorong Pencabutan HGU Perusahaan Nakal
Dalam video call tersebut, Bupati mengatakan akan bertemu langsung dengan para pengunjuk rasa dan meminta masyarakat untuk kembali pada tanggal 8 Oktober 2026 mendatang. Bupati juga berjanji akan menyelesaikan permasalahan tersebut setuntas-tuntasnya.
Untuk menjaga agar aksi berjalan kondusif, aparat keamanan dari Polres Aceh Timur, perwakilan TNI Dandim Aceh Timur, Brimob dan instansi terkait turut dikerahkan di lokasi aksi.
Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih bertahan di sekitar Pendopo Bupati Aceh Timur.

