Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Majelis Pendidikan Aceh (MPA) Kabupaten Aceh Timur menggelar Forum Group Discussion (FGD) penyusunan rancangan kurikulum muatan lokal dan pendidikan Islam, di Aula Dinas Dayah Aceh Timur, Idi, Kamis (5/11/2026).
Forum diskusi ini menghadirkan dua keynote speaker, Prof Dr Mohd Nasir, MA, Guru Besar Bidang Ilmu Pemikiran Pendidikan Islam IAIN Langsa, dan Dr Rita Sari, M.Pd, Dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Langsa.
Diskusi diikuti sekitar 40 peserta dari unsur Dinas Pendidikan Aceh Timur, Pakar Pendidikan, Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Akademisi, Pengawas Sekolah, dan Perwakilan Pimpinan Dayah Aceh Timur.
Ketua Panitia Kegiatan, Tgk Ruslan Razali, M.Ed menjelaskan, FGD ini merupakan bagian dari serangkaian proses yang sedang diupayakan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui MPA, demi melahirkan regulasi khusus tentang kurikulum muatan lokal untuk semua jenjang pendidikan di Aceh Timur.
Baca Juga: MPA Aceh Timur Gelar MPA Award 2026, Buka Aneka Lomba Literasi dan Jurnalistik Pendidikan
Baca Juga: Khanduri Bubur Asyura di Gampong Keumuneng Sa, Warisan Adat Aceh yang Sarat Makna Kebersamaan
“Ini FGD sesi pertama. Agar hasilnya maksimal, dan benar-benar sesuai harapan semua kalangan, kita juga akan menggelar Forum Diskusi sesi kedua, Forum Uji Publik, dan studi banding ke kabupaten/kota lain, yang sudah lebih dulu menerapkan kurikulum muatan lokal,” rinci Tgk Ruslan.
Wakil Ketua MPA Aceh Timur yang juga Dosen Universitas Islam Al-Aziziyyah (Unisai) Samalanga ini berharap, para peserta diskusi berkenan menyampaikan ide, gagasan dan pengalaman masing-masing, sehingga mampu melahirkan sejumlah poin penting, yang bisa dijadikan sebagai landasan menyusun rancangan Qanun Aceh Timur tentang Kurikulum Muatan Lokal.
FGD ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menghadirkan kurikulum yang tidak hanya menguatkan kompetensi akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman, budaya lokal, dan karakter keacehan kepada generasi muda Aceh Timur.

