Infoacehtimur.com | Langsa –Ratusan Demonstrasi berbagai elemen gabungan mahasiswa serta masyarakat untuk menuntut penolakan wacana presiden 3 periode. Serta wacana lainnya di Gedung DPRK Langsa pada, Senin 11 April 2022 hanya ada 5 orang anggota DPRK yang hadir.
Sebelumnya tuntutan yang disampaikan oleh para demonstran berbagai elemen tersebut ada 6 tuntutan, salah satunya tuntutan terakhir meminta kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota untuk menolak wacana tersebut.
Yaitu, tolak Presiden 3 periode, Tolak kenaikan BBM, dan harga kebutuhan pokok, karena kenaikan harga tersebut bertentangan dengan ekonomi masyarakat pada saat ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Aris Munandar, kepada Infoacehtimur.com, yang merupakan Aktivis yang aktif di Organisasi SEMMI pada, Senin (11/4/2022).
Sementara Ketua DPRK Langsa, Zulkifli Latief, dihadapan mahasiswa, menyampaikan, 3×24 jam atau lebih kurang 3 hari ke depan pihak DPRK Langsa akan merekomendasikan petisi yang disampaikan mahasiswa ini.
Selanjutnya DPRK Langsa akan menyampaikan kepada Presiden RI, Ketua DPR RI, dan menteri terkait dalam persoalan tersebut.
Baca Juga:
- Pesantren Nurul Ulum Peureulak dengan Universitas Samudra Langsa Tandatangani MoU Kerjasama
- Bupati Aceh Timur Temui BNPB, Minta Percepatan Pencairan Dana Stimulan Tahap II bagi Korban Banjir
- Angka Kemiskinan Aceh Naik Tembus 713 Ribu Jiwa, Bps: Dipicu Dampak Bencana
- Warga Gayo Lues Geram: Jalan Provinsi Rusak Dibiarkan, PUPR Aceh Diminta Turun Lapangan
- Gibran Dijadwalkan Kunjungi Aceh Besok, Tinjau Jembatan Kendawi Yang Putus
“Jadi pernyataan sikap kami, kami siap merekomendasikan atas petisi yang adik sampaikan hari ini,”tutup Zulkifli dipenghujung aksi unjuk rasa itu.***

