Close Menu
    info terkini

    1 Warga Meninggal, 2 Dirawat Intensif Setelah Tersambar Petir Di Lapangan Pante Panah

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
    • Nasional
      • Internasional
      • Beasiswa
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • DPRK Aceh Timur
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > SOMBEP Aceh Barat Nilai PT. Mifa Rampas Hak Warga atas Lingkungan
    Aceh

    SOMBEP Aceh Barat Nilai PT. Mifa Rampas Hak Warga atas Lingkungan

    RedaksiApril 19, 2022
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Infoacehtimur.com | Meulaboh – Dewan Pimpinan Solidaritas Mahasiswa Bela Pendidikan (SOMBEP) Aceh Barat melalui Sekretaris Divisi (Sekdiv) Humasnya menilai PT. Mifa Bersaudara terrkesan merampas hak warga Desa Peunaga Cut Ujong dalam memperoleh kondisi lingkungan yang sehat dan layak.

    Sekretaris Divisi (Sekdiv) Humas SOMBEP Aceh Barat Rovki Muhammad Akbar, menyebutkan Mifa Bersaudara tekesan merampas hak kesehatan warga sekitar tambang, pasalnya beberapa waktu lalu usai perusahaan di protes perihal masalah kerusakan lingkungan, hingga kini tuntutan masyarkat masih belum juga terealisasikan.

    Advertising
    Demo

    “Tentu warga sekitar tambang berhak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagai bagian dari hak asasi manusia, maka perlu kami ingatkan perusahaan yang bersangkutan jangan terkesan merampas hak warga, yang selama ini kami lihat di abaikan” kata Akbar dalam keterangannya kepada media ini, Selasa (20/04/2022).

    Menurut mantan Sekretaris Jendral (Sekjend) Sombep periode 2019-2022 itu, pihak Mifa Bersaudara sudah beberapa kali di minta untuk menuntaskan persoalan debu bara yang jelas mengancam kesehatan warga Peunaga Cut Ujong, mulai dari aksi masa, mediasi secara langsung hingga Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama tim pansus DPRK Aceh Barat, namun persoalan debu tersebut hingga kini tidak kunjung terselesaikan.

    “Masalah debu ini sudah sejak lama di keluhkan, namun hingga kini belum juga di tuntaskan pihak perusahaan, kami pikir pihak mifa hanya menyampaikan omongan manis saja, pada dasarnya kita sudah lihat di lapangan kondisi lingkungan (debu) tidak ada perubahaan, sehingga timbulah pandangan kami perusahan merenggut hak atas lingkungan yang sehat bagi warga setempat,” pungkas Sekdiv Humas Sombep

    Rovki Muhammad Akbar menambahkan, pada kegiatan mediasi bersama pihak Mifa Bersaudara beberapa waktu lalu, perusahaan berjanji akan melaporkan setiap upaya pemeliharaan lingkungan yang telah di realisasikan, akan tetapi pihak Sombep maupun warga belum mendapatkan kabar sampai saat ini.

    “Kami dari sombep hingga kini belum menerima kabar terkait perkembangan upaya yang perusahaan lakukan,sebagaimana yang di janjikan” jelasnya

    Masih kata Akbar, pada kesempatan RDP bersama tim pansus DPRK Aceh Barat perwakilan Mifa Bersaudara yang hadir menyampaikan soal tuntutan yang menjadi keluhan warga telah di realisasikan, namun menurutnya banyak dari tuntutan masa aksi lalu masih belum di laksanakan oleh perusahaan batu bara itu.

    Baca Juga:

    • 1 Warga Meninggal, 2 Dirawat Intensif Setelah Tersambar Petir Di Lapangan Pante Panah
    • Pansel Baitul Mal Aceh Timur Serahkan Nama Calon Anggota Periode 2026-2031
    • Bupati Al-farlaky Ke But Camat: Kejar Pembangunan Huntap Pascabanjir, Utamakan Kualitas Dan Data Tepat Sasaran
    • Akses Jalan Pining – Gayo Lues Masih Rusak Parah, Warga Bertanya: Kapan Pejabat Buka Mata?
    • Harga Emas Aceh Timur Cenderung Statis Selama Agustus 2026

    “Sebagai pelaku usaha yang pasti bersinggungan dengan kerusakan lingkungan, seharusnya berkewajiban memberikan informasi yang terkait dengan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup secara benar, tidak usah banyak terkait penyiraman jalan saja masih belum maksimal kami lihat” tambahnya

    Solidaritas Mahasiswa Bela Pendidikan berharap untuk masalah debu bara dapat segera teratasi secara tuntas sehingga tidak terus terjadi konflik antara warga dan pihak perusahaan.

    “Kami berharap terkait masalah debu ini, dan dilakukan penanganan secara tuntas oleh perusahaan, jangan ketika di protes baru melakukan tindakan” tutup mahasiswa Rovki Muhammad Akbar

    Harian Aceh Info Aceh Kabar Aceh Timur Meulaboh
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    Demo
    Demo

    1 Warga Meninggal, 2 Dirawat Intensif Setelah Tersambar Petir Di Lapangan Pante Panah

    zakariaAugust 24, 2026

    Innalillahi wa inna ilaihi raji’un 🤲 Turut berduka cita untuk warga Pante Panah. Infoacehtimur.com |…

    Pansel Baitul Mal Aceh Timur Serahkan Nama Calon Anggota Periode 2026-2031

    August 24, 2026

    Bupati Al-farlaky Ke But Camat: Kejar Pembangunan Huntap Pascabanjir, Utamakan Kualitas Dan Data Tepat Sasaran

    August 24, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    terkini

    1 Warga Meninggal, 2 Dirawat Intensif Setelah Tersambar Petir Di Lapangan Pante Panah

    August 24, 2026
    terpopuler

    Loker Ibadah, Pendaftaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji 2027 Resmi Dibuka

    August 24, 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.