Infoacehtimur.com, Aceh – Cuaca hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Aceh dalam sepekan terakhir, menimbulkan banjir dan longsor sebab kondisi tanah masih labil terutama dikawasan terdambak bencana hidrometeorologin akhir 2025 kemarin.
Laporan yang diterima terkait kondisi cuaca dalam 3 hari terakhir dan perkiraan cuaca untuk 3 hari kedepan menjadi atensi bagi masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana, terutama di kawasan tengah dan barat-selatan di Provinsi Aceh.
Terbaru, hujan lebat pada Rabu (16/9/) menimbulkan genangan air dan menghambat lalulintas kendaraan pada jalan lintas nasional di Aceh Barat Daya tepatnya lintas antara Blang Pidie-Tapak Tuan.
Hujan yang memicu tanah longsor sejak minggu (13/9/ 2026) telah menimbulakan korban jiwa, luka-luka dan menghambat akses lalulintas disejumlah titik lokasi di kawasan tengah Provinsi Aceh.
Sedangkan sejumlah wilayah di Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara dilanda cuaca ekstrem hujan lebat disertai petir, sejak 13 september 2026 hingga kini, Rabu malam (16/9). Sejumlah desa dilaporkan tergenang banjir saat intensitas hujan meningkat.
“Seminggu ini hujan setiap hari, menjelang sore hingga tengah malam”, terang Hadi, warga Gayo lues, Rabu sore (16/9).Sejumlah 1.324jiwa terdwmpak banjir di Aceh Tenggara pada Minggu (13/9).
Ruas jalan kawasan lintas tengah Povinsis Aceh menjadi tidak normal karena kondisi labil yang berpotensi longsor. Lintas jalan Blangkejeren-Aceh Tenggara turut mengalami hambatan akibat tertutup tanah longsor disejumlah titik lokasi.
Cuaca buruk di Aceh pada pertengahan September 2026 ini turut menimbulkan korban jiwa. 1 jiwa meninggal dunia dan 13 lainnya harus dirawat di RSUD Datu Beru Aceh Tengah akibat banjir disertai tanah longsor.


