Close Menu
    info terkini

    Dpr Sorot Data Dtsen Berantakan, Bps Ajukan Tambahan Anggaran Hampir Rp1,473 Triliun

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
    • Nasional
      • Internasional
      • Beasiswa
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • DPRK Aceh Timur
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Asal-usul Kalender Masehi
    Internasional

    Asal-usul Kalender Masehi

    ridhaDecember 31, 2025
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Infoacehtimur.com – Kalender Masehi yang gunakan oleh “Dunia Saat Ini” merupakan hasil penyempurnaan koreksi dari Kalender Julian yang dibuat oleh Julius Caesar; seorang Kaisar Roma era Romawi Kuno.

    Era Romawi Kuno berkembang hingga era Kekaisaran Bizantium, kemudian runtuh pada tahun 1453 Masehi (857 Hijriah), seiring keruntuhan Konstantinopel; kota pertahanan Kristen melawan islam. Sultan Muhammad Al-Fatih era Khalifah Utsmaniyah, berperan besar dalam peruntuhan Konstantinopel.

    Soal asal-usul kalender, proses penyempurnaan Kalender Julian dilakukan oleh Paus Gregorius XIII pada tahun 1582 sehiingga menjadi Kalender Masehi. Namun, Kalender Julian “Kuno” masih digunakan oleh sebagian Ummat Kristen Ortodoks hingga saat ini. Kalender Masehi disebut juga “Kalender Gregorian”, sesuai nama Paus Gregorius XIII.

    Satu tahun setelah proses Penyempurnaan Kalender Julian oleh Sang Paus sehingga menjadi Kalender Masehi, sekitar tahun 1583, Kalender Masehi mulai digunakan (diterapkan) oleh negara-negara Italia, Portugal, Spanyol, dan negara-negara Katolik Roma Jerman.

    Secara bertahap, Kalender Gregorian (istilah Kalender Masehi) ikut digunakan oleh negara-negara Protestan Jerman pada tahun 1699, Inggris Raya dan negara jajahan Inggris pada tahun 1752, Swedia pada tahun 1753, Jepang pada tahun 1873, Tiongkok pada tahun 1912, republik-republik sosialis Soviet pada tahun 1918, dan Yunani pada tahun 1923.

    Hingga kini, Negara-negara Islam cenderung menggunakan kalender Paus Gregorian (Kalender Masehi) untuk kehidupan sekuler, tetapi negara islam mempertahankan kalender berdasarkan agama Islam (Kalender Hijriyah) untuk tujuan keagamaan.

    Sumber: (1).Britannica, (2).Kemendagri,.

    Advertising
    Demo

    Pendidikan
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    Demo
    Demo

    Dpr Sorot Data Dtsen Berantakan, Bps Ajukan Tambahan Anggaran Hampir Rp1,473 Triliun

    zakariaSeptember 4, 2026

    Infoacehtimur.com | Nasional – Di tengah sorotan terhadap kualitas Data Desil masyarakat yang berantakan, Badan…

    Pemuda di Peunaron Hilang Diduga Diterkam Buaya Saat Menyeberang Sungai

    September 4, 2026

    Pohon Sawit Roboh Timpa Rumah Warga Di Bantayan Timu, Idi Rayeuk

    September 4, 2026
    Demo
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    terkini

    Dpr Sorot Data Dtsen Berantakan, Bps Ajukan Tambahan Anggaran Hampir Rp1,473 Triliun

    September 4, 2026
    terpopuler

    Selain Peureulak Raya, Wacana Kabupaten Gayo Lokop Mengemuka di Medsos

    August 28, 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.