Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Wacana pembentukan daerah otonom baru di wilayah Kabupaten Aceh Timur kembali mengemuka. Selain Kabupaten Peureulak Raya yang berkas administrasinya sudah diserahkan, kini muncul usulan baru pembentukan Kabupaten Gayo Lokop.
Rencana pemekaran Peureulak Raya sebelumnya sudah masuk tahap administrasi. Berkas Calon Daerah Otonom Baru (CDOB) Peureulak Raya telah diserahkan kepada Pimpinan Kabupaten Aceh Timur.
Wilayah yang diusulkan mencakup sekitar 10 kecamatan, di antaranya Peureulak, Peureulak Barat, Peureulak Timur, Ranto Peureulak, dan Rantau Selamat. Deklarasi dukungan warga juga sempat digelar di Kompleks Makam Sultan Peureulak.
Kini, wacana baru muncul dari ruang publik digital. Akun TikTok ACEH ANTARA atau @teuku.fakri mengunggah harapan terkait pemekaran wilayah Gayo Lokop.
Baca Juga: Bupati Dukung Pemekaran Aceh Timur Hidup Lagi: Dari “Bandar Khalifah” Kini “Peureulak Raya”
“Jika benar wacana kabupaten Gayo Lokop terwujud dan teralisasikan, semoga membawa perubahan yang baik untuk Gayo Lokop di masa yang akan datang,” tulis akun tersebut.
Meski belum ada berkas resmi yang diserahkan, unggahan itu memicu diskusi warga terkait kemungkinan adanya pemekaran baru di wilayah hulu Aceh Timur.
Jika kedua wacana ini terwujud, maka wilayah Kabupaten Aceh Timur akan mengalami pemekaran untuk kedua kalinya.
Sebelumnya Aceh Timur sudah dimekarkan menjadi Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang. Dengan adanya Peureulak Raya dan Gayo Lokop, maka Aceh Timur akan terbagi menjadi 3 wilayah: Aceh Timur, Peureulak Raya, dan Kabupaten Gayo Lokop.
Pemekaran daerah di Aceh sendiri harus melalui tahapan panjang, mulai dari kajian akademik, persetujuan DPRD dan Bupati, rekomendasi Gubernur, hingga persetujuan DPR RI dan Pemerintah Pusat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur maupun DPRD Aceh Timur terkait wacana Kabupaten Gayo Lokop.
Warga berharap, apapun bentuk pemekarannya, tujuan utama adalah untuk mempercepat pembangunan, pemerataan pelayanan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

