“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh DPP Partai Aceh. Ini amanah besar yang wajib kami jalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami ingin Partai Aceh semakin solid, semakin dekat dengan masyarakat, dan terus hadir memperjuangkan kepentingan rakyat,” ujar Haji Maop.
Ia menegaskan, kepengurusan definitif ini akan menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal partai mulai dari tingkat kabupaten hingga ke gampong. Menurutnya, kekuatan utama Partai Aceh selama ini terletak pada kekompakan kader dan kedekatan dengan masyarakat.
“Kami ingin membangun komunikasi yang lebih baik dengan seluruh kader, tokoh masyarakat, pemuda, ulama dan seluruh elemen masyarakat. Partai Aceh harus terus menjadi rumah perjuangan rakyat,” katanya.

Haji Maop juga menekankan pentingnya menghadirkan politik yang membawa manfaat nyata. Partai Aceh, katanya, tidak boleh hanya hadir menjelang momentum politik. Partai harus aktif mendorong pembangunan daerah, memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, dan membantu menyelesaikan persoalan sosial yang dihadapi rakyat.
“Harapan masyarakat kepada Partai Aceh sangat besar. Karena itu kita harus hadir dengan kerja nyata, menjaga kekompakan, dan membangun Aceh Timur bersama-sama,” tambahnya.
Sejumlah pengamat politik lokal menilai penetapan kepengurusan definitif ini bisa menjadi energi baru untuk memperkuat posisi Partai Aceh di Aceh Timur. Apalagi, Aceh Timur selama ini dikenal sebagai salah satu daerah dengan basis dukungan Partai Aceh yang cukup kuat.
Halaman Selanjutnya