Infoacehtimur.com | Nasional – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., terus memperjuangkan percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabanjir di daerahnya. Kali ini, Bupati menemui langsung Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang baru, yakni Letjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), di Gedung BNPB, Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Al-Farlaky secara khusus meminta agar penyaluran dana stimulan rumah rusak ringan dan rusak sedang tahap II bagi masyarakat korban banjir Aceh Timur dapat segera direalisasikan.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Utama BNPB Dr. Rustian, S.Si., Apt., M.Kes.; Deputi Bidang Sistem dan Strategi Dr. Raditya Jati, S.Si., M.Si.; Deputi Bidang Penanganan Darurat Mayjen TNI Budi Irawan, S.I.P., M.Si.; Plt. Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Dr. Ir. Afrial Rosya, M.A., M.Si.; Deputi Bidang Logistik dan Peralatan Dra. Andi Eviana, M.Si.; serta Direktur Rehabilitasi dan Rekonstruksi Perumahan Brigjen TNI Mochamad Arief Hidayat, S.Sos., M.M.
Pertemuan yang turut dihadiri sejumlah pejabat teras BNPB itu menjadi kesempatan bagi Bupati untuk menyampaikan perkembangan penanganan rehab-rekon di Aceh Timur.
Baca Juga: Rapat Bareng BNPB, Bupati Aceh Timur Tagih Komitmen Vendor Huntara
Baca Juga: BNPB Libatkan Mahasiswa Verifikasi Rumah Rusak Tiga Kategori di Aceh Timur
Mulai dari pekerjaan yang telah diselesaikan, tahapan yang sedang berjalan, hingga sejumlah persoalan administrasi dan pembayaran pekerjaan yang masih membutuhkan penyelesaian.
Al-Farlaky mengatakan, pemerintah daerah terus mengawal seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi agar program pemulihan pascabanjir benar-benar berjalan dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Salah satu hal yang turut disampaikan adalah permohonan penyelesaian pembayaran terhadap sejumlah pekerjaan yang telah rampung dilaksanakan melalui program BNPB, di antaranya pembangunan sumur bor di sejumlah lokasi.
Menurutnya, pekerjaan yang telah selesai dilaksanakan perlu segera dituntaskan proses pembayarannya agar tidak menimbulkan persoalan bagi pihak pelaksana maupun menghambat kelanjutan program pemulihan di daerah.
Selain itu, persoalan penyaluran dana stimulan rumah rusak ringan dan sedang tahap II menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut.
Bupati berharap BNPB dapat segera memberikan kepastian terhadap pencairan bantuan bagi masyarakat yang telah masuk dalam daftar penerima.
“Ini juga menjadi pembahasan kita dengan Kepala BNPB agar masyarakat penerima dana stimulan rusak ringan dan sedang tahap II bisa segera mendapatkan pencairan. Masyarakat sudah menunggu kepastian ini agar mereka dapat memperbaiki dan memiliki tempat tinggal yang layak,” ujar Al-Farlaky.
Ia menegaskan, percepatan pencairan bantuan tersebut sangat penting karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat untuk memulihkan kondisi rumah mereka setelah diterjang banjir.
“Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan BNPB dan pihak terkait agar berbagai tahapan rehab-rekon yang masih berproses dapat segera diselesaikan,” tukas Al- Farlaky.
Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi menyambut baik laporan dan sejumlah persoalan yang disampaikan Bupati Aceh Timur. Ia juga memerintahkan jajaran terkait untuk melakukan verifikasi terhadap berbagai hal yang dilaporkan serta menindaklanjuti persoalan yang belum terselesaikan.

