Infoacehtimur.com | Nasional – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., bertemu langsung dengan Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Banjir Sumatera.
Pertemuan berlangsung di Gedung A Lantai 2, Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Jumat (7/8/2026). Fokus pembahasan adalah percepatan penanganan pascabanjir di Kabupaten Aceh Timur.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Al-Farlaky didampingi Plt. Kepala BPBD Aceh Timur, Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh Timur, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Sementara Mendagri Tito didampingi Dirjen Bina Pembangunan Daerah, Dr. Ir. Restuardy Daud, M.Sc., CGRE, Staf Khusus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum sekaligus Kepala Posko Satgas PRR, Irjen Pol. Wahyu Bintono Hari Bawono, S.I.K., S.H., M.H., dan Dirjen Otonomi Daerah, Dr. Cheka Virgowansyah, S.STP., M.E.
Baca Juga: Pemkab Aceh Timur Salurkan Rp118,9 Miliar Dana Stimulan Rumah Rusak Akibat Bencana
Baca Juga: Bupati Aceh Timur Temui BNPB, Minta Percepatan Pencairan Dana Stimulan Tahap II bagi Korban Banjir
Bupati Al-Farlaky menyampaikan berbagai kendala yang masih dihadapi Pemkab Aceh Timur dalam penanganan dampak banjir. Ia juga memaparkan progres rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) yang saat ini sedang berjalan.
Pembahasan juga difokuskan pada perkembangan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak. Mulai dari bantuan hidup (jadup), dana stimulan, hingga bantuan perabot rumah tangga.
Selain itu, dibahas juga percepatan penyaluran dana stimulan untuk rumah rusak ringan (RR) dan rumah rusak sedang (RS) agar prosesnya segera tuntas.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga meminta Kepala Posko Satgas PRR untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat Aceh Timur yang hingga kini belum tersalurkan.
“Percepatan penyaluran seluruh bantuan menjadi harapan besar masyarakat yang telah lama menunggu proses pemulihan pascabencana,” ujar Bupati.
Bupati berharap sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus diperkuat. Tujuannya agar seluruh tahapan rehab rekon berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan memberikan kepastian bagi masyarakat terdampak untuk segera bangkit.
Langkah Bupati ke Jakarta ini merupakan bagian dari ikhtiar Pemkab Aceh Timur mempercepat pemulihan pascabanjir. Dalam beberapa hari terakhir, Bupati Al-Farlaky aktif melakukan komunikasi dengan kementerian dan lembaga pusat.
“Ini adalah amanah yang harus kami perjuangkan. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur akan terus mengetuk pintu kementerian dan lembaga di tingkat pusat agar seluruh hak masyarakat terdampak banjir dapat segera dipenuhi. Kami tidak ingin ada warga yang tertinggal dalam proses pemulihan ini,” tegas Bupati Al-Farlaky.