Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Langkah besar untuk mengangkat ekonomi kerakyatan dilakukan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky secara langsung memaparkan potensi kerajinan anyaman tikar dan kain tenun khas Aceh Timur di hadapan Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, Senin (3/8/2026).
Audiensi penting ini berlangsung di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Lantai 33, Jalan H.M. Thamrin, Jakarta Pusat.
Turut hadir mendampingi Menkraf, Staf Khusus Menteri Rian Syaf, Direktur Fasilitasi Infrastruktur Fahmy Akmal, dan Tenaga Ahli Menteri Gemintang Mallarangeng.
Dua sektor UMKM kriya yang dibawa Al-Farlaky bukanlah baru. Keduanya sudah beroperasi sekitar 1 dekade dan pernah mengikuti berbagai pameran serta menembus pasar ekspor.
Baca Juga: MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI KERAJINAN TANGAN
Baca Juga: Produk Kerajinan Tangan Milik Wanita Aceh Timur Tembus Pasar Dunia
Namun untuk bersaing lebih luas, Bupati menyebut masih butuh banyak pembenahan.
“Memang kita sudah ada UMKM tenun dan anyaman tikar, namun itu masih butuh pengembangan mulai dari pendaftaran HAKI hingga pembentukan administrasi lainnya,” ujar Al-Farlaky.
Esensinya, kata dia, adalah keberlanjutan. Ia berharap Kementerian Ekraf memberikan pelatihan intensif agar para perajin di Aceh Timur bisa ekspansi ke pasar nasional dan global secara berkelanjutan.
Menanggapi hal itu, Menkraf Teuku Riefky Harsya menyambut baik dan langsung membeberkan peta jalan.
“Pelatihan yang kita lakukan bukan sekadar satu hari selesai. Kita latih sampai tuntas dan jadi, termasuk memfasilitasi pendanaan serta bantuan lainnya,” tegas Riefky.
Halaman Selanjutnya


