Infoacehtimur.com | Aceh Timur — Pemerintah Kabupaten Aceh Timur memperkuat program ekonomi kerakyatan. Sebanyak 20 unit mobil pick up diserahkan secara simbolis kepada Koperasi Desa/Kampung Merah Putih. Penyerahan dilakukan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky di Lapangan Upacara Pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur, Jumat 14/8/2026.
Kegiatan ini juga dihadiri Dandim 0104/Aceh Timur, Kapolres Aceh Timur, dan unsur Forkopimda.
Bupati Al-Farlaky menyebut penyerahan kendaraan operasional ini merupakan dukungan langsung terhadap program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya jelas: menggerakkan ekonomi dari desa.
“Saya berharap seluruh ketua koperasi dan kepala desa yang menerima bantuan ini dapat menjaga dan merawat kendaraan. Gunakan sesuai peruntukannya untuk kepentingan operasional koperasi,” kata Al-Farlaky.
Baca Juga: Aceh Timur Sukses Bentuk 513 Koperasi Desa Merah Putih
Baca Juga: Dorong Perekonomian, PT Koperasi Primajasa Aceh Timur Kerjasama dengan Lima Desa
Selain pick up roda empat, setiap koperasi juga akan menerima kendaraan roda tiga berupa becak Viar.
“Yang satu truk roda empat, dan yang satu lagi roda tiga berupa becak Viar. Keduanya digunakan untuk kepentingan operasional Koperasi Merah Putih,” ujarnya.
Bupati meminta bantuan ini tidak berhenti jadi fasilitas. Ia mendorong koperasi mengembangkannya menjadi unit usaha produktif yang benar-benar menghidupkan ekonomi warga.
“Silakan dikembangkan koperasi yang telah dibantu pemerintah ini untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan memberdayakan masyarakat yang ada di Aceh Timur,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar kendaraan tidak digunakan di luar peruntukannya agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Di wilayah Kodim 0104/Aceh Timur ditargetkan ada sekitar 200 titik Koperasi Desa Merah Putih, mencakup Aceh Timur dan Kota Langsa.
Namun percepatan pembangunan masih terkendala lahan.
“Ada tanahnya, kita beri izin. Bagi yang belum ada lahan, kita minta dukungan perusahaan. Kalau sama sekali tidak ada lahan, ini jadi kendala,” jelas Al-Farlaky.
Kendala serupa juga terjadi di daerah lain. Persoalan ini sudah dilaporkan ke pemerintah pusat di Jakarta agar segera dicarikan solusi.
Bupati berharap Koperasi Desa Merah Putih menjadi penggerak ekonomi baru di desa. Sekaligus mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia Aceh Timur.
“Semoga dengan terwujudnya Koperasi Merah Putih ini dapat meningkatkan indeks ekonomi Kabupaten Aceh Timur dan juga meningkatkan IPM, sehingga kita mampu bersaing dengan kabupaten lain, baik di Aceh, Sumatera maupun Pulau Jawa,” ujarnya.
Menutup sambutan, Al-Farlaky mengajak warga menjaga perdamaian Aceh yang sudah hampir dua dekade. Menyambut Hari Damai Aceh 15 Agustus, ia mengimbau masyarakat mengisinya dengan doa dan zikir di masjid, meunasah, dan surau.
“Mari kita isi pembangunan selama proses damai ini berlangsung dan kita berharap kemakmuran Aceh akan terwujud sebagaimana cita-cita kita bersama,” pungkasnya.

