Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyusun laporan kinerja daerah secara akurat dan selaras dengan visi-misi pembangunan. Ia menyoroti perlunya penyesuaian program pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah Aceh Timur.
Permintaan itu disampaikan Al-Farlaky saat membuka Sosialisasi Teknis Pelaporan Kinerja Bupati terkait Penilaian Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (PROSN) di Pendopo Bupati Aceh Timur, Kamis 18/6/2026.
Sosialisasi menghadirkan narasumber Muhammad Dimiyathi, S.Sos., M.TP., Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah (PPUPD) Ahli Utama Itjen Kemendagri. Kegiatan diikuti para kepala OPD dan pejabat terkait.
“Kami memohon kepada Bapak narasumber agar dapat memberikan bimbingan dan petunjuk teknis kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dalam rangka penyusunan laporan kinerja yang berkesesuaian dengan visi dan misi pembangunan daerah,” ujar Al-Farlaky.
Baca Juga: Baru Pulih dari Banjir, Huntara Korban Banjir Aceh Utara Porak-Poranda Diterjang Angin Kencang
Baca Juga: Semburan Gas dan Lumpur di Aceh Timur: Bupati Perintahkan Tutup Sumur
Bupati menegaskan, laporan berkala kinerja pemerintahan wajib disusun OPD. Dokumen itu bukan sekadar administrasi, tapi instrumen untuk mengukur capaian pembangunan.
“Laporan berkala ini wajib disusun oleh seluruh OPD. Program dan kegiatan yang dijalankan harus sejalan dengan visi dan misi daerah serta terintegrasi dengan program prioritas pembangunan nasional dan provinsi agar pembangunan berjalan terpadu,” tegasnya.
Al-Farlaky menyebut Aceh Timur terdampak banjir cukup parah. Kondisi itu berpotensi menggeser prioritas program yang sudah direncanakan dalam dokumen pembangunan daerah.
“Perlu diketahui bahwa kami merupakan salah satu daerah yang terdampak banjir cukup parah. Karena itu, tentu akan ada penyesuaian terhadap sejumlah program pembangunan yang sebelumnya telah direncanakan. Hal ini perlu menjadi bahan diskusi bersama,” kata Bupati.
Ia meminta masukan narasumber dan Bappeda terkait langkah yang harus ditempuh jika terjadi pergeseran prioritas akibat kondisi darurat pascabencana.
Bupati juga mengingatkan laporan kinerja harus mencerminkan capaian indikator makro pembangunan daerah. OPD diminta bergerak cepat menyesuaikan program kerja dan memenuhi target.
“Kami meminta seluruh OPD melakukan evaluasi terhadap target-target yang telah ditetapkan. Hasil evaluasi dan perkembangan pelaksanaannya agar dilaporkan kepada kami untuk didiskusikan lebih lanjut sehingga dapat ditentukan langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan ke depan,” pungkas Al-Farlaky.


