Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Angin kencang disertai hujan lebat dan gemuruh petir melanda sejumlah kawasan di Kabupaten Aceh Timur menjelang waktu salat Magrib, Rabu 26 Agustus 2026.
Cuaca ekstrem paling parah terjadi di Kecamatan Nurussalam dan sekitarnya, menyebabkan sejumlah pohon tumbang serta kerusakan pada bangunan warga.
Salah satu bangunan yang terdampak cukup parah adalah ruko milik Tgk. Marhaban di Gampong Asan Tanjong, Kecamatan Nurussalam.
Kencangnya tiupan angin membuat bagian atap ruko berukuran sekitar 10 x 15 meter terlepas dan terhempas hingga radius kurang lebih 80 meter dari lokasi bangunan.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Terjang Pantai Pelangi Matang Rayeuk, Aceh Timur
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Awal Agustus untuk Lintas Timur Aceh: Bireun-Aceh Tamiang
Akibatnya, ruko tersebut kini tidak memiliki atap. Aktivitas usaha yang menjadi sumber penghasilan utama keluarga Tgk. Marhaban pun ikut terganggu.
Selain ruko Tgk. Marhaban, laporan warga juga menyebut sejumlah rumah lain mengalami kerusakan akibat atap yang terlepas diterjang angin.
Warga Gampong Asan Tanjong berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian dan bantuan untuk memperbaiki kerusakan tersebut.
Bantuan dinilai sangat dibutuhkan agar bangunan dapat kembali digunakan sebagai tempat usaha dan keluarga Tgk. Marhaban bisa kembali menjalankan aktivitas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
BMKG sebelumnya memprakirakan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir masih dapat terjadi di sejumlah wilayah Aceh.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya angin kencang, hujan lebat, dan petir susulan, terutama saat kondisi cuaca kembali memburuk. Hindari berteduh di bawah pohon dan papan reklame saat angin kencang.

