Infoacehtimur.com | Aceh Timur – SMK Negeri 2 Peureulak menggelar aksi nyata lewat program _Home Visit_. Tim yang terdiri dari Kepala Sekolah, Wali Kelas, dan Guru Bimbingan Konseling BK turun langsung ke rumah siswa yang terkendala mengikuti pembelajaran.
Salah satu yang disambangi adalah rumah M. Fahrizal, siswa Kelas XI TBSM, di Desa Seuneubok Aceh, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Kamis 27/2/2026.
PLT Kepala SMKN 2 Peureulak, Zaharni, mengatakan kegiatan ini dilakukan setelah rapat dewan guru dan evaluasi Wali Kelas bersama Guru BK. Dari hasil itu, didapati beberapa siswa di tiap rombel masih memiliki kendala dalam mengikuti pembelajaran.
“Kami langsung menyambangi rumah siswa yang terkendala dan langsung bertatap muka dengan orang tua siswa,” ujar Zaharni.
Baca Juga: Butuh Bantuan, Wanita Aceh Timur Kumat Kanker Payudara
Dari kunjungan tersebut, pihak sekolah menemukan fakta pahit. M. Fahrizal merupakan anak pertama dari 4 bersaudara dari keluarga kurang mampu. Ayahnya berprofesi sebagai nelayan. Karena himpitan ekonomi, Fahrizal terpaksa tidak mengikuti ujian demi membantu keluarga mencari nafkah.
Yang lebih mengharukan, Fahrizal juga diketahui tengah berjuang melawan penyakit kanker darah.
Dalam kunjungan itu, pihak sekolah tidak hanya berdialog, tetapi juga menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga Fahrizal.
Zaharni berpesan kepada orang tua wali murid bahwa pihak sekolah akan membantu M. Fahrizal hingga selesai sekolah. “Siswa yang menghadapi masalah akan diberikan solusi oleh wali kelas serta guru BK,” tegasnya.
Zaharni menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan rumah. “Guru menjadi orang tua kedua untuk siswa ketika berada di lingkungan sekolah dan berkewajiban mendidik siswanya dengan baik. Sedangkan di rumah anak-anak menjadi tanggung jawab orang tua. Jadi kita harus bisa menyempatkan diri untuk sharing dengan wali murid mengenai perkembangan anak-anak,” ucapnya.
Ia juga mengapresiasi kecepatan tanggap Wali Kelas dan Guru BK dalam menangani kasus ini. “Dengan komunikasi yang baik maka kita bisa bekerja sama dalam mendidik siswa, mengingat ini adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

