Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Pencarian terhadap nelayan asal Gampong Alue Ie Itam, Peudawa, Aceh Timur, Abdul Muthalib (60), yang hilang di perairan Idi Cut terus berlanjut. Hingga Senin (2/11/2026), hari kelima pencarian, korban belum juga ditemukan.
Koordinator Pos SAR Langsa, Budi Darmawan, mengatakan pada hari kelima tim gabungan memperluas area pencarian hingga radius 5 mil laut dari lokasi korban tenggelam.
“Untuk hari kelima ini tentunya kita memperluas area pencarian, karena selama empat hari kita sudah melakukan pencarian di titik tersebut, tetapi korban belum ditemukan,” ujarnya saat dikonfirmasi Serambi, Senin (2/11/2026).
Baca Juga: Nelayan Peudawa Hilang di Perairan Idi Cut, Sempat Berpesan: “Selamatkan Diri Kamu Saja”
Baca Juga: Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Raya Masih Berlangsung
Operasi pencarian melibatkan tim gabungan dari Pos SAR Langsa, SAR Aceh Timur, Satpolairud Polres Aceh Timur, dan nelayan setempat. Pencarian hari kelima dimulai pukul 09.00 WIB hingga sore hari.
Budi menyebut cuaca di perairan Aceh Timur saat ini cukup kondusif sehingga memungkinkan pencarian lebih lama.
“Pencarian akan terus kita lakukan. Kami baru bisa menghentikan operasi setelah ada arahan dari Basarnas,” ungkapnya.
Diketahui, Abdul Muthalib dilaporkan hilang pada Rabu (28/10/2026) malam. Saat itu ia melaut bersama ABK-nya, Sawalludin (25), menggunakan boat jalo.
Sekitar 3 mil dari bibir pantai Idi Cut, kemudi boat rusak. Korban kemudian menyelam untuk memperbaiki kemudi. Setelah berhasil, korban hendak naik kembali, namun ombak besar dan angin kencang menghantam perahu hingga membuatnya terjatuh ke laut.
Sawalludin sempat berusaha menolong, namun arus deras membuat boat hanyut. Korban bahkan melepas pegangannya agar Sawalludin bisa selamat.
Sawalludin akhirnya berhasil berenang hingga ke pantai Alue Dua Muka O, Idi Rayeuk, sekitar pukul 01.00 WIB, sementara Abdul Muthalib hingga kini masih dalam pencarian.


