Aceh Timur | Menanggapi isu dugaan Keteledoran petugas Kemenag Aceh Timur terkait bantuan/beasiswa anak yatim akibat kelalaian petugas di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Aceh Timur dalam menginput data, HMI Aceh Timur minta Kemenag Aceh Timur untuk tanggung jawab.
Hal itu disampaikan Ketua Umum HMI Aceh Timur Hidayatul Mustaqim kepada media ini, “Kami Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Aceh Timur meminta Kemenag Aceh Timur untuk tanggung jawab atas kelalaian ini, dan meminta kepala kanwil kemenag Aceh untuk untuk memberi sanksi disiplin terhadap bawahannya di aceh timur,” Ujarnya.
Mustaqim menganggap Mereka menganggap ini Keteledoran yang sangat fatal dan harus cepat ditindak oleh pihak terkait.
Baca Juga:
- Pohon Tumbang di Lintas Medan-Banda Aceh, Antrean Mobil Mengular 1 Km Lebih
- Dosen Tambah Deretan Tersangka Kasus Korupsi Beasiswa Pelajar Aceh di Luar Negeri
- Bank Aceh Cabang Idi Salurkan 50 Sak Semen untuk Pembangunan Masjid Al-Ghazali
- Siagakan 500 Personel, Polres Aceh Timur Gelar Simulasi Pengamanan Unjuk Rasa Soal HGU dan Jadup
- SIPAN Aceh Timur, Platform Digital Pendukung Sektor Wisata Karya PNS Muda Aceh Timur
“Ini Keteledoran yang sangat fatal, bantuan yatim aja mereka berani begitu, apa lagi yang lain, padahal beasiswa yatim itu seharusnya menjadi prioritas utama mengingat keadaan ekonomi masyarakat yang saat ini semakin terpuruk,” ketus Mustaqim.
Mustaqim menambahkan mereka merasa kecewa terhadap Kemenag Aceh Timur.
“Kami keluarga besar HMI aceh timur merasa kecewa atas kinerja kemenag aceh timur, seharusnya bantuan/beasiswa yatim ini bisa di nikmati anak yatim untuk membeli perlengkapan sekolah, di Aceh Timur malah begini,” ungkap mustaqim dengan nada kesal.
Sebagai mana diberitakan sebelumnya bahwa diduga akibat keteledoran petugas di Kantor Kemenag Aceh Timur, salah seorang Anak yatim yang sebelumnya bersekolah di MIN Peureulak tidak mendapatkan bantuan yatim pada tahun 2021.***

