Infoacehtimur.com / Aceh – Sebuah lagu berjudul “Hutan Nanggroe” yang diangkat dari peristiwa alam yang nyata di Aceh dalam beberapa waktu rerakhir.
Lagu Hutan Nanggroe karya cipta (Alm) Andi dan dinyanyikan Maimunzir vokalis Sanggar Curahan Expresi (Sanggar CuEX) itu turut bercerita tentang fenomena Satwa akibat bencana alam.
“Jangan tanya kenapa ini terjadi. Jangan tuduh siapa dibalik bencana ini. Hutan di eksploitasi, gunung digunduli, awas bahaya erosi, banjir bandang, longsor datang lagi”.
- Hari Posyandu Nasional 2026 di Aceh Timur: Tri Tito Sosialisasikan 6 SPM Posyandu, Tak Lagi Cuma Urus Ibu-Anak
- Sikapi Penganiayaan Balita di Daycare Banda Aceh, Haji Uma Minta Walikota Evaluasi dan Tertipkan Izin Seluruh Daycare dan PAUD
- Bupati Al-Farlaky: Tahap 1 Bantuan Rumah Rusak Rp118,9 M Mulai Disalurkan, 8.065 KK Penerima di Aceh Timur
Maimunzir dalam lagu tersebut turut menceritakan fenomena satwa seperti gajah dan teman-temannya terusir dari habitat sehingga (lagi-lagi) satwa dianggap sebagai hama penyakit oleh manusia.

