Close Menu
    info terkini

    BEREDAR Daftar 43 Tokoh yang Diduga Disadap Listyo Sigit, Dari Presiden Hingga Tokoh Ormas – Bareskrim Baru Ungkap Kelompoknya

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
    • Nasional
      • Internasional
      • Beasiswa
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • DPRK Aceh Timur
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Kasus 7 Nelayan Aceh yang Terdampar di Myanmar Ditangani Kemlu dan KBRI Yangon
    Internasional

    Kasus 7 Nelayan Aceh yang Terdampar di Myanmar Ditangani Kemlu dan KBRI Yangon

    IlhamJuly 12, 2024
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Ilustrasi Kapal Nelayan. Foto: dok. KKP
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Infoacehtimur.com, Internasional – Kementerian Luar Negeri dan KBRI Yangon sedang menangani kasus tujuh nelayan asal Aceh yang mengalami masalah di Myanmar.

    Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu RI Judha Nugraha mengatakan kapal Aslam Samudera yang membawa tujuh nelayan tersebut berangkat pada 24 Juni 2024 dari Pelabuhan Perikanan Nusantara Idi, Aceh, untuk menangkap ikan di Selat Malaka.

    Advertising
    Demo

    “KBRI Yangon telah mengirimkan nota diplomatik kepada Kemlu Myanmar untuk membantu penanganan kasus ini, termasuk akses kekonsuleran untuk bertemu dengan para nelayan,” ujar Judha melalui pesan singkat, Kamis malam.

    Pada 7 Juli, kapal itu dilaporkan kehabisan bahan bakar dan menyebabkan para nelayan terombang-ambing di laut hingga kapal masuk ke perairan Myanmar.

    BACA JUGA: KM Aslam Samudera Terdampar di Myanmar, Tujuh Anak Buah Kapal Diamankan

    Kapal tersebut kemudian ditarik oleh kapal patroli Myanmar dan dibawa ke Pelabuhan Kwathong. Ketujuh awak KM Aslam Samudera diserahkan ke markas Angkatan Laut Myanmar di Kwathong untuk diproses lebih lanjut.

    “Secara paralel, Kemlu sedang berkoordinasi dengan KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) untuk mendalami informasi dan identitas para nelayan,” kata Judha.

    Diketahui, adapun awak KM Aslam Samudera yang berada di Myanmar yakni M Nur (nakhoda) warga Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Annas (kepala kamar mesin), warga Pusong, Kota Langsa.

    Sedangkan lima anak buah kapal lainnya yakni Mustafa Kamal warga Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur. Serta Abdullah, Helmi, dan Mola Zikri, semuanya dari Kota Langsa, dan Muzakir asal Matang Kuli, Kabupaten Aceh Utara.***

    Sumber : ANTARA
    Editor : Ilham

    Kementerian Luar Negeri Myanmar Nelayan aceh
    Demo
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    Demo

    BEREDAR Daftar 43 Tokoh yang Diduga Disadap Listyo Sigit, Dari Presiden Hingga Tokoh Ormas – Bareskrim Baru Ungkap Kelompoknya

    zakariaNovember 4, 2026

    Infoacehtimur.com | Nasional – Setelah Bareskrim Polri resmi menetapkan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo…

    Bertemu Kepala BNPB Yang Baru, Bupati Al-Farlaky Perjuangkan Pencairan Dana Stimulan Banjir Tahap II

    November 4, 2026
    Demo
    Demo
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    terkini

    BEREDAR Daftar 43 Tokoh yang Diduga Disadap Listyo Sigit, Dari Presiden Hingga Tokoh Ormas – Bareskrim Baru Ungkap Kelompoknya

    November 4, 2026
    terpopuler

    Update Harga BBM Subsidi dan Nonsubsidi di Aceh, 2 November 2026

    November 2, 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.