Menteri perkebunan dan komoditas Malaysia, Johari Abdul Ghani mengatakan, importir AS harus menanggung biaya tarif tambahan atas minyak sawit.
Dia mengatakan tidak ada alternatif untuk minyak sawit di AS karena kedelai tidak dapat diubah menjadi oleokimia, produk berbasis tanaman yang digunakan dalam pasta gigi dan deterjen.
“Menurut saya ini bukan persaingan. Kalau mereka mengenakan biaya 25 persen, pada akhirnya orang yang akan membayarnya adalah orang Amerika,” kata Johari.
Sumber: Inilah.com