Close Menu
    info terkini

    Wakapolres Aceh Timur Sidak Senjata Dinas, Ingatkan: “Ini Amanah, Bukan Mainan”

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
    • Nasional
      • Internasional
      • Beasiswa
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • DPRK Aceh Timur
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Pemerintah Perlu Hati-hati dalam Penyediaan 22 Ribu HA Lahan untuk Kombatan GAM > Page 2
    Info Utama

    Pemerintah Perlu Hati-hati dalam Penyediaan 22 Ribu HA Lahan untuk Kombatan GAM

    zakariaAugust 7, 2024
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Dokumentasi YAKATA Foto udara hutan Aceh yang masih lestari.
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Kawasan ini dihuni oleh ratusan ekor gajah liar yang telah menjadi sumber konflik berkepanjangan, menjadikannya sebagai salah satu lokasi dengan tingkat konflik satwa tertinggi di Indonesia.

    Menurut Zamzami mengubah kawasan hutan ini menjadi lahan perkebunan bagi mantan kombatan diperkirakan hanya akan memperparah konflik satwa, menjadikan lahan ini sangat tidak layak.

    Advertising
    Demo

    Tidak hanya itu, beberapa perusahaan perkebunan seperti PT Atakana Company, PT Dwi Kencana Semesta, PT Indo Alam, PT Bumi Flora, PT Aloer Timur, dan PT Putri Hijau mengalami kerusakan lahan akibat serangan gajah. Diperkirakan lebih dari 20.000 hektar lahan rusak, hampir sama dengan luas lahan yang diajukan pemerintah untuk eks kombatan.

    Baca Juga: Zulfazli Aiyub Bacalon Bupati Aceh Timur, Pengusung: Partai Aceh Harus Prioritaskan Eks GAM

    Baca Juga: Apes! Pria di Aceh Timur Ini Nekat Remas Bokong Istri Eks Kombatan GAM

    Contoh lain dari kegagalan program ini adalah pembangunan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Sumedang Jaya di Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Sebanyak 189 unit rumah dibangun di lahan seluas 500 hektar dari 7.200 hektar eks Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Gunung Raya Medang.

    Diresmikan pada tahun 2016, namun saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Akses yang rusak berat dan tingginya konflik dengan gajah membuat masyarakat meninggalkan lokasi tersebut.

    “Kesalahan serupa hendaknya tidak diulangi oleh Pemerintah Aceh dan Kementerian ATR/BPN dengan merencanakan pembangunan di dalam hutan,” ungkapnya.

    Halaman Selanjutnya

    1 2 3
    Eks Kombatan GAM GAM kombatan GAM Lahan Eks Gam Mantan kombatan GAM
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    Demo
    Demo

    Wakapolres Aceh Timur Sidak Senjata Dinas, Ingatkan: “Ini Amanah, Bukan Mainan”

    zakariaJuly 21, 2026

    Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Untuk memastikan senjata api dinas digunakan dengan benar, Wakapolres Aceh…

    Detik-detik Pengejaran di Perkebunan Sawit, Polda Sumut Bekuk Kurir 130 Kg Sabu Di Aceh Timur

    July 21, 2026

    HUDA Peureulak Timur Audiensi dengan Camat, Bahas Empat Program Syiar Islam Periode 2026–2031

    July 21, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    terkini

    Wakapolres Aceh Timur Sidak Senjata Dinas, Ingatkan: “Ini Amanah, Bukan Mainan”

    July 21, 2026
    terpopuler

    GERAK CEPAT! POLRES ACEH SELATAN RINGKUS PELAKU PERAMPOKAN TOKO EMAS AMIN SETIA TAPAKTUAN

    July 18, 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.