
Secara eksplisit, dia menyatakan anti Yahudi, dan mendapuk dirinya sebagai anti-Darwinis. Oktar secara rutin menyampaikan ceramahnya melalui siaran televisi di kanal pribadinya, A9 TV.
Pada 2007, Oktar menerbitkan sebuah buku setebal 800 halaman berjudul The Atlas of Creation, yang secara tegas menolak teori evolusi Darwin.
Secara sukarela, dia mengirimkan buku seberat 6 kg itu kepada PBB, Kongres Amerika Serikat, dan departemen biologi di seluruh universitas di berbagai belahan dunia.
Baca juga:
- Duh! Niat Grebek Orang Pacaran, Pria di Langsa Ini Malah Perkosa Gadis
- Kenalan di Medsos, Wanita Di Langsa Aceh Pasok Laki-laki Ternate ke Kamar Kos
Punya 1.000 pacar
Seperti diberitakan Daily Sabah, dalam pembelaan terakhirnya pada persidangan Senin kemarin, Oktar dengan tegas menolak semua tuduhan terhadapnya.
Dia membantah tuduhan pelecehan seksual, dengan mengklaim bahwa dirinya memiliki “hampir 1.000 pacar”, dan mengaku memiliki “cinta yang melimpah untuk wanita.”
Salah satu perempuan di persidangannya, yang diidentifikasi hanya sebagai C.C., mengatakan kepada pengadilan bahwa Oktar telah berulang kali melakukan pelecehan seksual terhadapnya dan perempuan lainnya.
C.C. mengatakan kepada pengadilan, beberapa wanita yang diperkosa dipaksa minum pil kontrasepsi.
Ketika ditanya tentang 69.000 pil kontrasepsi yang ditemukan di rumahnya oleh polisi, Oktar mengatakan bahwa pil itu digunakan untuk mengobati gangguan kulit dan gangguan menstruasi.
Dia juga membantah tuduhan menjalankan organisasi kriminal dan mengklaim dia hanya memiliki banyak teman.
Atas hubungannya dengan FETÖ dan tuduhan spionase, Oktar menuding ada konspirasi terhadapnya yang dilakukan oleh “kekuatan tertentu”.***