Infoacehtimur.com | Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, memimpin rapat evaluasi progres pembangunan hunian sementara (huntara) bagi penyintas banjir di Aceh Timur.
Rapat digelar di Aula Serbaguna Pendopo Bupati Aceh Timur, Senin (20/4/2026). Turut hadir Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), para camat, dan vendor atau penyedia jasa konstruksi yang menangani huntara.
Dalam paparannya, Bupati Al-Farlaky menjelaskan bahwa rapat ini bertujuan mengevaluasi secara menyeluruh proses pengerjaan huntara di lapangan dengan melibatkan BNPB dan para vendor.
“Kita ingin melihat secara langsung bagaimana progres pembangunan huntara ini berjalan, sekaligus mendengar laporan dari para camat terkait kondisi di lapangan,” ujarnya.
Berdasarkan laporan yang disampaikan, sejumlah huntara telah selesai. Namun sebagian lainnya masih belum rampung. Kondisi ini, kata Bupati, perlu dicermati bersama untuk mencari solusi atas kendala yang dihadapi.
Al-Farlaky menyebut hambatan yang muncul tidak hanya faktor teknis. Kondisi geografis dan faktor alam juga berpengaruh. Beberapa lokasi pembangunan sulit dijangkau sehingga memperlambat distribusi material dan proses pengerjaan.
“Ini perlu kita cross check bersama agar ditemukan jalan keluar terbaik, sehingga percepatan pembangunan bisa tercapai sesuai target pemerintah,” jelasnya.
Bupati menegaskan penyelesaian huntara menjadi prioritas. Sebab, pemerintah daerah akan segera masuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi hunian tetap bagi korban banjir.
Halaman Selanjutnya


