INFOACEHTIMUR.COM | 1 Unit mobil merek Toyota Avanza berwarna silver nomor polisi BK1733SW milik anggota Polri yakni Irvan (42) tenggelam terseret arus di di Dusun Sejahtera, Desa Alue Dua, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur.
Irvan, diketahui Anggota Polri (Banit Samapta Polsek Pante Bidari Polres Aceh Timur).
Kapolres Aceh Timur melalui Kapolsek Ranto Peureulak Iptu Eko Suhendro, Minggu (27/02/2022) membenarkan, peristiwa terseret nya mobil anggota polri itu pada 27 Februari 2022 sekira pukul 13.30 WIB.
Baca Juga:
- Motor Tamu dari Medan Digondol Maling Saat Shalat di Birem Bayeun
- Warga Dusun Bengkel Geger, Mayat Perempuan Mengapung di Sungai Idi
- Istri Bupati Aceh Timur Raih Gelar Doktor, Tawarkan Model Meuseuraya-Integratif untuk Pengembangan PAUD
- Beasiswa Peduli Orangutan 2026 Resmi Dibuka untuk Mahasiswa Aceh dan SUMUT Rp15-18 Juta
- Warga Semanah Jaya Tolak Pemasangan Pamflet, Pertahankan Hak atas Tanah Sengketa
Iptu Eko Suhendro mengatakan, saat itu Irvan ingin berkunjung ke rumah familinya menggunakan kendaraannya, saat itu juga curah hujan cukup tinggi di Kecamatan Ranto Peureulak. Irvan tetap menerobos.
“Curah hujan yang begitu tinggi mengakibatkan banjir dengan kedalaman air kurang lebih sekitar 1 meter di badan jalan,” ungkap Iptu Eko Suhendro.
Dilokasi, lanjut Iptu Eko, tepat di depan Pos Pemadam Kebakaran Irvan tetap menerobos banjir sementara warga sekitar telah melarangnya untuk tidak melintas di karenakan kondisi arus air sangat kencang.
Lanjutnya, saat melintas kemudian Irvan melambatkan mobilnya namun tiba-tiba bagian belakang mobil terangkat ke atas dan mobil terseret arus.
“Mobil Irvan langsung terbawa ke kanan menuju arah sungai yang berjarak 30 Meter dari lokasi kejadian, dan tenggelam,” ujar Iptu Eko Suhendro.
Saat kejadian itu, Irvan berhasil keluar dari mobil dan hanya bisa pasrah. Yang ia pikirkan bukan hanya mobil, seperti diketahui mobil bisa dibeli. Tapi kebersamaan keluarga susah didapati.
“Irvan dalam kondisi sehat dan tidak mengalami luka-luka, namun kerugian material lebih kurang Rp.100.000.000,” tukas Iptu Eko Suhendro.
Hingga saat ini kendaraan tersebut belum ditemukan dan atas kejadian tersebut Muspika Ranto Peureulak telah melaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur guna dilakukan pencarian terhadap mobil milik Irvan.***

