Close Menu
    info terkini

    Mendagri Jatuh Hati, Bupati Aceh Timur Iskandar Dapat Pujian: “Cepat dan Tepat Sasaran” 

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
      • DPRK Aceh Timur
    • Nasional
      • Beasiswa
    • Internasional
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > USCND Langsa Di Demo, Mahasiswa: Kampus Sakit
    Kota Langsa

    USCND Langsa Di Demo, Mahasiswa: Kampus Sakit

    zakariaNovember 4, 2022
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Infoacehtimur.com / kota Langsa – Ratusan mahasiswa Universitas Sains Cut Nyak Dhien (USCND) Langsa menggelar aksi demonstrasi secara damai di kampus setempat, Gampong Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, Rabu (03/11/2022).

    Dalam aksi damai yang dimulai pukul 09.30 WIB, beberapa mahasiswa mengusung spanduk bertuliskan diantaranya, “Kampus Sakit!, Mahasiswa Bangkit, dan Kita Bukan Siswa..!!! Tapi kita adalah mahasiswa” #saatnya mahasiswa bersuara.

    Koordinator aksi, Syafrizal dalam orasinya menyampaikan aksi tersebut karena mahasiswa merasa bahwa adanya tindakan sepihak atas pemecatan Dekan Fakultas Kesehatan. Para mahasiswa menilai bahwa kampus tersebut sudah menjadi ladang bisnis dan tidak adanya transparansi keuangannya.

    Baca juga: Senator Abdullah Putéh Kunjungi Asrama Mahasiswa Acèh Timur di Banda Aceh

    Adapun tuntutan mahasiswa USCND dalam aksi damai adalah:

    1. Pelayanan Akademik
    2. Terganggu proses ngajar mengajar
    3. Bagaimana persiapan Akreditasi
    4. Mohon kejelasan dan pengertian salah satu dekan dan dengan secara tiba-tiba oleh rektor USCND
    5. Kami mahasiswa meminta statuta USCND yang terbaru untuk melihat jalannya sebuah sistem Kampus USCND
    6. Tidak terpenuhi sarana dan prasarana di Kampus
    7. Jangan intimidasi dari pihak Rektorat terhadap mahasiswa yang mengikuti Demontrasi di Kampus USCND
    8. Apabila petisi kami tidak diindahkan, kami akan menyurati secara langsung LLDIKTI wilayah XIII.

    Menanggapi tuntutan para mahasiswa, Wakil Rektor I, Marida Fitriani, MP mengatakan bahwa dirinya tidak melarang mahasiswa melakukan aksi damai untuk menyampaikan petisi walaupun apa yang disampaikan itu adalah aib dari kampus ini sendiri.

    Baca juga: Yudisium Mahasiswa Akademi Akubank Aceh Timur. Jamali, MM : Lulusan Harus Bermanfaat untuk Masyarakat

    “Saya jelaskan kepada adik-adik sekalian mengenai jabatan Dekan tersebut tidak bisa dipecat akan tetapi bisa digantikan. Kami dari pihak kampus meminta waktu kepada adik sekalian agar kami bisa berkoodinasi kepada rektor dan menjawab atas petisi-petis adik sekalian,” ujarnya.

    “Mari kita duduk untuk bermediasi, saya minta perwakilan dari mahasiswa sebanyak 5 orang,” tutupnya.

    Setelah menyampaikan pernyataan tersebut, Wakil Rektor I itu pergi meninggalkan para mahasiswa yang melakukan aksi damai. Namun mahasiswa tidak terima atas apa yang disampaikan Marida Fitriani.

    Kemudian, para mahasiswa menyampaikan aspirasinya kepada Wakil Rektor II yang menemui para peserta aksi saat berteduh dari teriknya matahari.

    “Ibu, apakah pantas seorang Wakil Rektor I yang merupakan orang tua kami mahasiswa pergi begitu saja meninggalkan anaknya yang menyampaikan aspirasinya?” kata salah seorang mahasiswa saat ditemui Wakil Rektor II USCND.

    Baca juga: Pelaku Tembak Mata Mahasiswa Hingga Kritis di Aceh Ditangkap, Terancam 20 Tahun Penjara

    “Kami mau duduk untuk mediasi, tapi kami tidak mau kalah cuma 5 orang saja sebagai perwakilan kami,” tegasnya.

    Menanggapi keluhan mahasiswa, Wakil Rektor II USCND, Retno menyampaikan para mahasiswa semestinya meminta untuk menambahkan perwakilannya dalam upaya mediasi yang sudah disampaikan Wakil Rektor I itu.

    “Anak-anak ku, kalian semestinya sampaikan untuk menambah perwakilan. Apalagi ruangan yang kita gunakan untuk mediasi itu bisa menampung 40 orang,” ungkap Retno dengan nada lemah lembut.

    “Mari kita duduk dan bicarakan apa yang menjadi persoalan. Saat ini Ibu Rektor tidak dapat hadir karena beliau terjebak banjir di Aceh Tamiang,” bujuk Retno.(SM/IAT)

    Baca juga: Ilham Zulfikar Mengajak Pers Mahasiswa Menumbuhkan Semangat Jurnalis Muda

    Aceh hari ini Kabar Aceh Timur
    Highlights

    Mendagri Jatuh Hati, Bupati Aceh Timur Iskandar Dapat Pujian: “Cepat dan Tepat Sasaran” 

    zakariaJanuary 25, 2026

    Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memuji penanganan dan pemulihan…

    Kemensos Salurkan Dana Santunan Korban Meninggal Banjir di Aceh Timur Rp 870 Juta

    January 25, 2026

    220 Mahasiswa Aceh Timur Jadi Tim Verifikasi Kerusakan Rumah, Siap Bantu Korban Bencana

    January 25, 2026
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    INFO this WEEK

    Begini Cara Mengurus Ijazah Hilang Gratis bagi Korban Bencana di Aceh

    January 23, 2026

    Ketua Komisi 3 DPRK Aceh Timur Ultimatum Bank Aceh Syariah: Relaksasi Kredit atau Rekening ASN Dipindahkan

    January 21, 2026

    Duka di Peureulak Barat: Rekontruksi Pembunuhan Khairul Nasri Ungkap Kronologi Mengerikan

    January 21, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    Terkini

    Mendagri Jatuh Hati, Bupati Aceh Timur Iskandar Dapat Pujian: “Cepat dan Tepat Sasaran” 

    January 25, 2026
    Terpopuler

    Polisi Aceh Timur Ungkap Kasus Pembunuhan di Peureulak Barat, Pelaku Ditangkap

    December 29, 20251,075
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.