Close Menu
    info terkini

    Pelepasan Peserta Didik KB Zaky Rahmi Labuhan, Bunda PAUD Julok: Mari Wujudkan Wajib Belajar 13 Tahun

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
    • Nasional
      • Internasional
      • Beasiswa
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • DPRK Aceh Timur
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Kembali Dituntut Kecilkan Volume. Kazi: Volume Suara Azan Telah Jadi Masalah Politik
    Internasional

    Kembali Dituntut Kecilkan Volume. Kazi: Volume Suara Azan Telah Jadi Masalah Politik

    RedaksiMay 10, 2022
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Infoacehtimur.com / Internasional – Mohammad Ashfaq Kazi memeriksa dan mengatur meteran yang terpasang pada pengeras suara ketika dia hendak mengumandangkan azan.

    Ashfaq Kazi merupakan salah satu ulama yang berpengaruh di kota metropolitan kawasan pantai barat India.

    Advertising
    Demo

    Tangan Ashfaq Kazi menunjuk kearah pengeras suara di menara Mesjid Juma, Kota Mumbai seraya berkata,

    “Volume azan kami telah menjadi masalah politik, tetapi saya tidak ingin itu menjadi masalah komunal,” ucap Kazi selaku pengkhotbah di mesjid tersebut, dilansir dari Alarabiya, Senin (9/5/2022).

    Baca Juga: Berita Terkini Aceh Timur & Aceh

    Adalah Raj Thackeray, Ketua partai Hindu regional yang menjadi penyebab munculnya aturan volume suara diseluruh mesjid kawasan barat negara bagian itu.

    Sebagai informasi, Pemimpin partai Hindu regional, Raj Thackeray pada April lalu menuntut agar masjid dan tempat ibadah lainnya tetap berada dalam batas volume pengeras suara yang diizinkan.

    “Saudara, saudari dan para ibu yang beragama Hindu ayo bergabung bersama-sama, bersatulah dan meminta agar volume pengeras suara ini dikurangi,” kata Raj Thackeray, Ketua Partai Hindu Bharatiya Janata Party (BJP).

    Otoritas negara menanggapi serius perihal volume suara azan yang diusur pimpinan partai Hindu tersebut.

    Pejabat senior kepolisian negara itu akan mengadakan pertemuan dengan pemuka agama untuk memastikan mikrofon pengeras suara azan itu dimatikan.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, pertemuan antara pejabat kepolisian dengan pemuka agama sebagai bentuk antisipasi ‘kerubutan’.

    Pejabat kepolisian negara bagian di India menyebutkan pihaknya mengkhawatirkan timbul kericuhan dikawasan Maharashtra yang dihuni oleh 10 juta ummat islam dan 10 juta ummat hindu.

    Harian Aceh Kabar Aceh Timur
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    Demo
    Demo

    Pelepasan Peserta Didik KB Zaky Rahmi Labuhan, Bunda PAUD Julok: Mari Wujudkan Wajib Belajar 13 Tahun

    RedaksiJune 18, 2026

    Infoacehtimur.com – Bunda PAUD Julok, Ny. Raudhatul Jannah, S.Pd.I, MA, menghadiri kegiatan Pentas Seni dan…

    Bahlil Setujui POD I Tangkulo, Proyek Gas Raksasa South Andaman Tahap Pengembangan Dimulai

    June 18, 2026

    Kembali ke Tanah Pengabdian, Ipda Irvan Resmi Pimpin Polsek Langkahan

    June 18, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    terkini

    Pelepasan Peserta Didik KB Zaky Rahmi Labuhan, Bunda PAUD Julok: Mari Wujudkan Wajib Belajar 13 Tahun

    June 18, 2026
    terpopuler

    KTP Aceh Merapat! BPJS Kesehatan Buka Loker PATT 2026, Penempatan Banda Aceh-Langsa-Lhokseumawe

    June 13, 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.