Infoacehtimur.com | Aceh Timur – Puluhan tahun menanti perbaikan, warga Kecamatan Idi Tunong akhirnya bersuara. Ketua Forum Keuchik Idi Tunong yang juga Keuchik Desa Padang Kasah, Syukri alias Kelly, mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Pemerintah Provinsi Aceh, hingga Pemerintah Pusat segera turun tangan memperbaiki jalan di wilayahnya.
Desakan itu disampaikan Kelly kepada awak media, Senin 8 Juni 2026 siang. “Kecamatan Idi Tunong berada di tengah antara Kecamatan Banda Alam dan Kecamatan Idi Rayeuk. Jalan di kecamatan kami rusak parah dan sudah puluhan tahun dibiarkan,” ujar Kelly.
Menurut Kelly, kondisi jalan berlubang dan bergelombang bukan sekadar menghambat aktivitas. Sering terjadi kecelakaan lalu lintas, bahkan sudah banyak warga yang jadi korban luka.
“Ini soal keselamatan manusia dan nyawa. Jangan tunggu jatuh korban lagi baru diperbaiki,” tegasnya.
Selain keselamatan, jalan rusak juga mencekik ekonomi petani dan pekebun Idi Tunong. Hasil bumi warga harus diturunkan ke ibu kota melewati jalan yang sama-sama rusak.
“Banyak hasil alam dari petani dan pekebun Idi Tunong yang harus lewat jalan ini. Kalau jalannya hancur, biaya angkut naik, hasil jualan jadi tidak seberapa,” kata Kelly mewakili seluruh keuchik se-Kecamatan Idi Tunong.
Kelly meminta pemerintah tidak lagi menunda. Perbaikan jalan di Idi Tunong mendesak dilakukan demi dua hal: menyelamatkan nyawa warga dan menghidupkan roda ekonomi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas PUPR Aceh Timur maupun Pemprov Aceh terkait rencana perbaikan jalan di Kecamatan Idi Tunong.
Warga kini hanya bisa berharap. Harapannya sederhana: akses transportasi aman, anak sekolah tidak celaka, dan hasil kebun bisa sampai ke pasar tanpa hambatan.
“Puluhan tahun sudah kami sabar. Tolong dengar suara rakyat Idi Tunong,” pungkas Kelly.

