Close Menu
    info terkini

    Ngaku Warga Aceh Timur, Pria Diduga ODGJ Diamankan Satpol PP Subulussalam

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
    • Nasional
      • Internasional
      • Beasiswa
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • DPRK Aceh Timur
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > Warga Keluhkan dan Pertanyakan Solusi Pada Pemerintah Hasil Panen Mereka di Makan Gajah > Page 2
    Aceh Timur

    Warga Keluhkan dan Pertanyakan Solusi Pada Pemerintah Hasil Panen Mereka di Makan Gajah

    zakariaNovember 21, 2022
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link
    Dokumentasi – Kawanan gajah sumatra liar berada di kebun warga di Desa Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

    Lalu jika tanaman kami dirusak seperti ini siapa yang bertanggungjawab,” ungkap warga tersebut.

    Tanggapan Keuchik Seumanah Jaya

    Advertising
    Demo

    Sementara itu, M Sabri Keuchik Desa Seumanah Jaya, berharap kepada intansi yang menangani gangguan gajah liar agar membuat pos-pos pada pintu keluar masuk kawanan gajah liar.

    “Kalau dibuat pos pada pintu keluar masuk kawanan gajah dengan jarak 500 meter, atau 1 km jarak antar pos kemungkinan bisa mencegah masuknya kawanan gajah liar.

    Baca juga:

    • Kembali Ditemukan Gajah Mati di Area Perkebunan di Aceh Timur, Kini Polsek Amankan Lokasi.
    • Ditemukan Bekas Benteng Pertahanan Patih Gajah Mada di Pendalaman Sungai Raya Aceh Timur

    Inilah salah satu solusi kita mohon kepada BKSDA, dan pemerintah,” pinta Sabri.

    Solusi ini diusulkan, jelas Sabri, karena melihat pemasangan GPS Collar pada kelompok gajah untuk mendeteksi keberadaan gajah, dan dapat dihalau sebelum masuk ke kebun warga kurang efektif.

    Begitu juga menghalau menggunakan petasan tidak efektif.

    “Begitu juga pemasangan pagar kawat atau power fencing kurang efektif, karena kurangnya kesadaran warga untuk merawat pagar tersebut,” ungkap Sabri.

    Solusi lainnya untuk mengatasi gangguan gajah, jelas Sabri yaitu, membuat penangkaran gajah raksasa dengan memplot ribuan hektar lahan dari beberapa kabupatan di Aceh.

    Sehingga kawanan gajah bisa dikumpulkan dalam penangkaran itu dan tinggal diawasi secara bersama-sama.

    “Kalau memang pemerintah tak bisa menanggulangi gangguan kawanan gajah liar.

    Maka solusi terakhir pemerintah harus mengganti rugi kerugian yang dialami petani karena tanaman petani gagal panen akibat dirusak kawanan gajah liar,” harap Sabri. (*)

    Sumber: Serambi Indonesia

    1 2
    Aceh hari ini Harian Aceh
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    Demo

    Ngaku Warga Aceh Timur, Pria Diduga ODGJ Diamankan Satpol PP Subulussalam

    zakariaMay 16, 2026

    Infoacehtimur.com | Subulussalam – Seorang pria yang mengaku berasal dari Aceh Timur diamankan Satpol PP…

    BSI Buka Beasiswa untuk 5.250 Pelajar dan Mahasiswa, Target Lahirkan Pemimpin Masa Depan 

    May 16, 2026

    Warga Aceh Timur Tunggu Cairnya Bantuan JADUP dan Stimulan Rumah Jelang Idul Adha

    May 16, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    terkini

    Ngaku Warga Aceh Timur, Pria Diduga ODGJ Diamankan Satpol PP Subulussalam

    May 16, 2026
    terpopuler

    Modus Salah Transfer, Ngaku Bupati Al Farlaky, Penipu Bawa Kabur Uang Ibu Pasien Ginjal di Tamiang

    May 9, 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.