Close Menu
    info terkini

    Program Camat Julok Menyapa: Pemerintah Gampong Diminta Optimalkan Layanan Untuk Masyarakat

    Facebook Instagram YouTube
    INFO ACEH TIMUR
    REDAKSI
    • Aceh
      • Info Utama
      • Aceh Tamiang
      • Aceh Utara
      • Kota Langsa
    • Aceh Timur
      • Breaking News
    • Nasional
      • Internasional
      • Beasiswa
      • Autotekno
    • Humaniora
      • Citizen
      • Opini
      • Sejarah
    • DPRK Aceh Timur
    • Info Loker
    • Indeks Berita
    INFO ACEH TIMUR
    Home > 19 Tahun Damai Aceh, Warga Aceh Timur Masih Bergulat Dengan PT Bumi Flora
    Info Utama

    19 Tahun Damai Aceh, Warga Aceh Timur Masih Bergulat Dengan PT Bumi Flora

    ridhaJanuary 25, 2025
    Share: WhatsApp Facebook Copy Link
    Masyarakat unjuk rasa di lahan PT Bumi Flora (25/1/2025)
    Share
    WhatsApp Facebook Copy Link

    Infoacehtimur.com – Konflik agraria dalam luka lama perang RI-GAM yang melanda warga Aceh Timur di Kawasan PT Bumi Flora masih belum tuntas, walaupun Aceh telah berdamai selama 19 tahun.

    Masyarakat Kecamatan Darul Ihsan serta 5 kecamatan sekitarnya, melakukan unjuk rasa “bergulat” melawan PT Bumi Flora pada Sabtu (25/1/2025).

    Demo

    Warga yang berdomisili di kawasan lingkar lahan Perkebunan Sawit PT Bumi Flora menuntut pengembalian lahan yang terpaksa mereka jual ditengah kecamuk perang RI-GAM tempo dulu.

    “Walaupun dulu lahan ini dibayar seratus ribu rupiah per kapling, yang pasti saat itu kami menjualnya secara terpaksa, agar terhindar dari tuduhan terlibat Gerakan Pengacau Keamanan Aceh”, terang Ismail, dalam orasi yang digelar dalam area kebun PT Bumi Flora.

    Orasi warga mengungkap kembali kondisi nihil kepastian hukum saat proses pembukaan lahan untuk PT Bumi Flora dimasa silam yang kelam, masa konflik RI-GAM.

    Sejak masa konflik, PT Bumi Flora telah menguasai tanah negara melalui Hak Guna Usaha (HGU). Bahkan sejak tahun 1990, PT Bumi Flora telah menyerobot lahan seluas 3.400 hektar milik masyarakat, setidaknya masyarakat di enam kecamatan yaitu Banda Alam, Peudawa, Idi Tunong, Darul Ikhsan, Idi Timur, dan Ranto Peureulak.

    Massa aksi unjuk rasa meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Timur maupun Pemerintah Aceh untuk segera menuntaskan tuntutan masyarakat yakni penyelesaian konflik lahan hingga pemulihan hak kepemilikan tanah atas lahan yang berkonflik sejak masa pembukaan lahan hingga berakhirnya masa kepemilikan HGU oleh PT Bumi Flora.

    ATR/BPN Banda Alam Darul Ihsan Pemkab Aceh Timur PT Bumi Flora
    Demo
    Media Sosial Kami
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • Channel WA
    • Twitter
    • Instagram
    Demo

    Program Camat Julok Menyapa: Pemerintah Gampong Diminta Optimalkan Layanan Untuk Masyarakat

    ridhaApril 27, 2026

    Infoacehtimu.com, Julok – Sebulan setelah meminta beroperasinya layanan kantor desa, Camat Julok kini mulai mengunjungi…

    Panglima Rusia KPA Simpang Ulim: Dalang Fitnah Bupati Al-Farlaky Sudah Teridentifikasi

    April 27, 2026

    APDESI Aceh Timur: Isu Serang Bupati Al-Farlaky Bentuk Provokasi, Ganggu Fokus Pemulihan Pasca Banjir

    April 27, 2026
    INFO ACEH TIMUR

    Portal Berita Aceh Timur dan Dunia

    Facebook Instagram YouTube WhatsApp
    terkini

    Program Camat Julok Menyapa: Pemerintah Gampong Diminta Optimalkan Layanan Untuk Masyarakat

    April 27, 2026
    terpopuler

    Panglima Rusia KPA Simpang Ulim: Dalang Fitnah Bupati Al-Farlaky Sudah Teridentifikasi

    April 27, 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Privacy Policy
    Copyright © 2018 - 2026 PT. Info Aceh Utama.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.